Ficool

Chapter 1 - Bab 1: Kelahiran Kembali di Malam Pernikahan

Pesta pernikahan di Istana Pangeran Zhennan berlangsung meriah. Lampu-lampu merah tergantung di seluruh halaman depan, suara tawa para tamu tak henti terdengar, seolah seluruh ibu kota sedang merayakan kebahagiaan besar.

  Namun di balik kemeriahan itu, halaman belakang istana justru sunyi.

  Sunyi seperti kuburan.

  Shen Lanxi duduk di dalam kamar pengantin, mengenakan gaun merah phoenix yang berat. Mahkota di kepalanya menekan lehernya, membuat napasnya sedikit sesak.

  Hari ini seharusnya menjadi awal kehidupannya sebagai istri Pangeran Zhennan.

  Namun ia tahu… ini bukan awal.

  Ini adalah pengulangan dari akhir tragis hidupnya.

  ---

  Di kehidupan sebelumnya, pada malam yang sama seperti ini, Zhou Ruyuan—suaminya—tidak pernah masuk ke kamar pengantin.

  Dia menghabiskan malam bersama selir kesayangannya.

  Sementara itu, Shen Lanxi duduk sendirian sampai fajar, menjadi bahan tertawaan seluruh istana.

  Tak lama kemudian, keluarga Shen dijebak.

  Ayahnya dituduh pengkhianat.

  Seluruh keluarga diasingkan.

  Dan dirinya…

  Dibiarkan hidup dalam penderitaan sampai akhirnya mati perlahan.

  ---

  Shen Lanxi membuka matanya.

  Tatapannya dingin.

  "Kalau ini memang kesempatan kedua… aku tidak akan mati seperti dulu."

  ---

  Saat itu, sebuah kekuatan aneh muncul di pikirannya.

  Ruang kosong terbuka di kesadarannya.

  Sebuah dunia kecil muncul—tanah subur, gudang, gunung kecil, dan aliran sungai jernih.

  Ruang penyimpanan hidup.

  Di dalamnya juga terdapat dua kitab kuno:   - Teknik energi dalam   - Ilmu pedang tingkat tinggi

  ---

  Shen Lanxi tersenyum tipis.

  "Jadi ini… hadiah dari kematian sebelumnya?"

  ---

  Tanpa ragu, ia mulai bergerak.

  Ia melepas mahkota phoenix dan menggantinya dengan pakaian hitam sederhana yang muncul dari ruangnya.

  Kemudian ia berdiri.

  Malam ini, ia tidak akan menjadi pengantin yang menunggu.

  Ia akan menjadi pemangsa yang bergerak lebih dulu.

  ---

  "Chunxue. Qiushuang."

  Dua pelayan setianya menunduk.

  "Nona?"

  Shen Lanxi menatap pintu kamar pengantin yang masih tertutup.

  "Jaga pintu. Jangan biarkan siapa pun masuk."

  "Baik, Nona."

  ---

  Begitu pintu tertutup, Shen Lanxi melompat keluar dari jendela.

  Gerakannya ringan, hampir tidak bersuara.

  Dalam beberapa napas, tubuhnya menghilang di balik bayangan istana.

  ---

  Tujuannya jelas:

  Gudang keluarga Shen.

  ---

  Di kehidupan sebelumnya, keluarganya dijebak terlalu cepat.

  Tapi kali ini…

  Ia akan lebih dulu mengubah semuanya.

  ---

  "Kalau kalian ingin menghabisiku…"

  "Pastikan kalian siap kehilangan segalanya juga."

  ---

  Di malam pernikahan itu, bukan pengantin yang menunggu suami.

  Tapi dunia yang akan mulai berubah arah.

More Chapters