Ficool

Chapter 3 - Bab 3

"Tuan muda bukankah itu lady mystiani?" salah satu prajurit melihat.

 "Wah iya itu lady mystiani tuan muda, tumben sakali," sambung prajurit lain nya. 

"Haruskah kita menyapa" saut ke prajurit lain nya. 

"Sudahlah kalian lanjut istirahat, aku ingin ke kakaku dahulu" cesare de agelz grayson sambil tersenyum meninggalkan tempat latihan.

"KAKA..." teriak cesare de agelz grayson dengan berlari ke arah mystiani de agelzyn grayson.

 [Ternyata dia melihatku lebih baik tidak membuang waktu tidak berguna] sambil meninggalkan cesare de agelz grayson.

Menuju kamar aku sudah melihat duke stefmpier pergi dari kediaman ini. Setelah itu akupun menuju kamar dan terus bertukar surat dengan count bakker.

***

Akupun naik kereta bareng duke selama di perjalanan seperti biasa aku mengabaikan duke yang terus bicara omong kosong dan tiba di kekaisaran.

*Sudah tiba waktunya, ya? dalam hati mystiani de agelzyn grayson.

Pesta pertunangan putra mahkota karena akan ada pertunjukkan menyenangkan lebih baik mengamati karena ini yang menentukan pihak mana yang akan mengisi tahta.

 ***

Tuan duke gevan li stefmpier dan lady mystiani de agelzyn grayson memasuki ruangan.

Kamipun mengobrol dengan lady lain dan tibalah count bakker menyapaku. 

"Salam duke stefmpier dan lady mystiani bagaimana kabar kalian berdua?" count oliver vi clauv bakker sambil tersenyum. 

"Tentu saja baik count bakker, sendiri gimana keadaanya?" duke gevan li stefmpier tersenyum cemas. 

"Sama aku juga duke stefmpier ini adalah hari yang baik untuk hari ini, bukan?" count oliver vi clauv bakker.

"Count bakker mari kita bicara secara terpisah" sambung lady mystiani de aglezyn grayzon. 

"Kamu mau meninggalkan patner pasanganmu di pesta sayang?" duke gevan li stefmpier cemberut mengharapkan di ajak. 

***

Putri grand duke lady valensya le karl brayzn dan viscount briar le dawson memasuki ruangan.

Wanita indah berambut merah panjang bermata hijau berjalan dengan menggandeng lengan patner pria berambut orange yaitu pamannya sendiri.

Para lady berbisik saat putri grand duke lady valensya yang merupakan tunangan putra mahkota yang seharusnya menjadi patner pasangan di pesta pertunangan mereka malah bersama viscount dawson kerabat jauh grand duke yang menjadi patner nya.

"Tuhkan benar rumor yang beredar"

"Kasian sekali padahal dia sudah bersusah payah di kadidat pemilihan." 

"Pertunjukkan menarik".

Ujar beberapa para bangsawan sambil berbisik.

***

Putra mahkota owen blair galespier dan lady feiya memasuki ruangan.

Semua mata tertuju ke putra mahkota dan gadis yang dia bawa.

Putra mahkota yang berjalan dengan rambut emasnya dan bola mata hitam bersama dengan gadis yang berada tepat disampingnya dengan rambut coklat berponi mata hijau yang membuat mereka semakin hampir sempurna karna menjadi patner malam ini.

Di hari yang bahagia ini aku putra mahkota kekaisaran owen blair galespier mengumumkan pembatalan pertunangan dengan putri grand duke lady valensya le karl brayzn dan akan bertunangan dengan feiya kekasih yang ku bawa. Karena kesehatan baginda memburuk aku akan menyampaikan pembatalan ini langsung.

Semua yang ada di pesta tidak terkejut karena rumor sudah menyebar terlebih dahulu.

"Selamat yang mulia putra mahkota"

"Kami turut Bahagia"

"Semoga selalu Bahagia yang mulia" 

Ucap para bangsawan mengelilingi putra mahkota.

Lady valensya le karl brayzn yang terkejut pembatalan pertunangan secara sepihak menghampiri yang mulia putra mahkota.

"Sepertinya aku tidak menyapa yang mulia dengan benar. Salam kepada yang mulia putra mahkota" sambung lady valensya le karl brayzn.

"Ada apa jangan bilang lady tersinggung dengan pembatalan pertunangan secara sepihak?" putra mahkota owen blair galespier melirik sinis.

"Anda jadi sensitive selama tidak bertemu padahal tunangan lama anda baru kembali ke ibu kota, tunangan lama ini hanya ingin memberi ucapan selamat kepada yang mulia dan lady biasa kita" lady valensya le karl brayzn tersenyum sinis. 

Semua yang ada di pesta terus memperhatikan dan hanya mengamati.

"Tidak usah mengatakan hal omong kosong" sambil melindungi gadis kecil.

"Sepertinya aku tidak melakukan apa – apa, tapi anda malah memfitnahku yang mulia" dengan nada sedih "Bukankah putra mahkota kita ini tidak melihat dengan benar." 

Lady valensya le karl brayzn sambil meraih tangan putra ketiga kekaisaran dan mencium.

"Dengar semua mulai hari ini aku putri grand duke valesnya le karl brayzn dan putra ketiga alexander blair galespier kekaisaran resmi bertunangan."

Semua yang ada di pesta terkejut dan tidak bisa mengomentari tindakan putri grand duke valensya le karl brayzn. Karena dengan pembatalan dinding kokoh yang di buat untuk hak perebutan tahta itu berarti putra ketiga kekaisaran bisa ikut andil dalam hak suksesi perebutan takhta.

*Aku tidak akan diam saja. Dalam hati lady valensya le karl brayzn.

"APAA -!! Lady anda gila ya" putra mahkota owen blair galespier sambil teriak. 

"Jangan bicara omong kosong yang mulia" sambil memeluk putra ketiga alexander blair galespier.

Sambil jalan menghampiri mereka dengan anggun dan elegan. 

"Selamat untuk kalian berdua kaka dan adikku tercinta" dengan senyum acuh mengabaikan sekitar. "Terimakasih bagi kalian yang sudah menghadiri acara perta pertunangan, mari kita menikmati acara ini dengan bahagia" putri kedua ellizabeth blair galespier memimpin acara sambil mengambil gelas kepada semua orang di pesta.

***

Pesta dansa pertamapun di mulai. Banyak bangsawan yang lebih menjaga sikap mereka di pesta kali ini dan menunggu hiburan menarik.

*Sebaiknya aku harus cepat bertindak faksi kekaisaran bergerak tidak biasa kali ini, mystiani de agelzyn grayson dalam hati sambil meminum gelas.

"Maukah lady berdansa bersamaku?" duke gevan li stefmpier sambil mengulurkan tangan.

Kamipun berdansa dari kejauhan aku melihat putra mahkota yang sedang berduaan dengan gadis yang dia bawa sambil membawa pergi putri kedua ellizabeth blair galespier.

Setelah dansa selesai duke stefmpier pergi bersama bangsawa lain. "Sayang tunggu ya aku cuman sebentar" sambil menggenggam tangan mystiani de agelzyn grayson. 

"Lama juga tidak masalah" lady mystiani de agelzyn grayson ketus. 

"Jahat sekali tunanganku ini" duke gevan li stefmpier dengan nada kecewa. 

Mendorong duke stefmpier "Cepat pergii -!!."

***

Sesuai yang di janjikan aku dan count bakkerpun mengobrol berdua di taman belakang istana untuk menghindari pandangan.

Sambil berjalan di taman kamipun tidak banyak percakapan. 

"Lebih baik count bakker mengundang secara resmi ke tea party dari pada seperti ini"lady mystiani de agelzyn grayson ketus. 

"Lady tahukan keluarga kami termasuk netral dalam hak suksesi kekaisaran tapi kali ini berbeda, mungkin karena putra mahkota yang selalu bermain – main dengan banyak wanita dan gadis yang baru ini dia bawa" count oliver vi clauv bakker.

"Yah dia cukup bodoh untuk tidak mengetahui situasi politik kali ini" lady mystiani de agelzyn grayson.

"Hati – hati lady kita sedang ada di istana sekarang" sambung count oliver vi clauv bakker. 

"Jadi untuk itu kalian membutuhkan kekuatan keluarga kamikan?" lady mystiani de agelzyn grayson tegas. 

"Iya lady cukup cerdas mengetahui situasi tersebut" count oliver vi clauv bakker menatap tajam.

"Suruh segera kirim karena marquess grayson juga pasti akan bertindak setelah ini" lady mystiani de agelzyn grayson.

"Kalau begitu kami akan mengamati terlebih dahulu, count rendahan ini pamit undur diri lady" sambil meninggalkan lady mystiani de agelzyn grayson.

Duke gevan li stefmpierpun datang menghampiriku dan mengomel pergi tanpa memberi tahu.

"Sudahlah lebih baik kita kembali ke pesta" lady mystiani de agelzyn grayson ketus.

"Kamukan tidak pernah memperhatikan sekitar, tapi kenapa kamu menjadi tertarik dengan count bakker" duke gevan li stefmpier dengan kecewa. 

"Apa, maksud mu?" mystiani de agelzyn grayson sambil jalan menuju pesta. 

HALO GUYS TERIMAKASIH YANG UDAH BACA. Apabila ada penulisan kata dan penokohan yang tidak sesuai akan segera kami perbaikin. bantu share dan voting ya guys terimkasiiii:3

More Chapters