Ficool

Chapter 6 - Bab 6

"Yang mulia ada yang ingin kubicakan dengan anda. Maaf atas ketindaksopananku" count bakker mencegah pergi putra mahkota.

"Owen kenapa kamu lama sekali aku bosan tahu" gadis nada manja di jalan menuju istana selir.

"Feiya kamu sudah benar memanggil namaku ya" putra mahkota owen blair galespier tersenyum.

"Iya aku lapar ayo kita makan bersama" feiya mengandeng tangan putra mahkota.

"Sore nanti datanglah ke ruang kerjaku count bakker, sekarang kami sangat sibuk" putra mahkota owen blair galespier sambil pergi dengan gadis meninggalkan count bakker.

"Maaf sekali mengganggu ke sibukan yang mulia" count bakker pergi dengan sopan.

***

Di ruang makan.

"Ini enak owen juga makanlah yang ini dan ini" feiya menuangkan minuman pada cangkir kekasihnya.

"Makasi sayang. Kamu juga makanlah yang banyak" putra mahkota owen blair galespier menatap feiya.

"Kenapa meja dan kursi banyak sekali tapi yang makan hanya kita berdua owen?" tanya feiya penasaran.

"Itu untuk anak kita yang duduk di meja makan nanti" putra mahkota menggoda.

"Jadi owen mau punya banyak anak" wajah merah merasa malu feiya mencoba mengendalikan ekspresinya.

"Polosnya makanya aku sangat menyukaimu, tidak seperti gadis bangsawan yang licik" Sambil mengelus rambut dan mencium bibir gadis tersebut.

 ***

*Pergerakan kesatria satu dan viscount anteir sangat tidak biasa haruskah aku mengirim surat ke duke stefmpier. Dasar dia menyuruh jangan terlalu jatuh hati pada gadis manapun tapi lihatlah dia sendiri sudah tidak ke tolong. Dalam hati putra mahkota owen blair galespier menuju ruang kerja.

 

Beberapa hari sebelum keberangkatan di istana kekaisaran. 

( "Itu sangat lama kau akan melewatkan kenaikan takhtaku nanti" putra mahkota owen blair gelaspier terkejut.

"Makanya aku ingin berpamitan denganmu langsung, saat aku pergi cukup lama perhatikan tindakanmu putra mahkota" duke gevan li stefmpier menasihati.

"Kenapa kau jadi sopan begini gevan seperti tunanganmu saja, makin lama kulihat kalian semakin mirip sifatnya" putra mahkota owen blair galespier kesal.

"Tentu saja karena dia duniaku, kuharap jiwa kami juga bisa menyatu" duke gevan li stefmpier tersenyum bangga.

"Setelah kembali lebih baik---" 

"Tidak kami harus bulan madu dulu baru kembali" duke gevan li stefmpier menyelak putra mahkota owen blair galespier.

"Sudahlah kau keras kepala sekali malah membuatku semakin kesal, untung saja kau teman kecilku" putra mahkota owen blair galespier kesal.

"Benar kau harus ingat aku membantu dan menoleransi tindakanmu karena kau teman kecilku" duke gevan li stefmpier sambil meninggalkan ruangan. )

 ***

Di ruang kerja putra mahkota.

*Aku jadi kangen dengan gevan yang mengomeliku setiap melakukan kesalahan, semoga pernikahannya berjalan lancar. Dalam hati putra mahkota owen blair galespier tersenyum.

"Salam kepada matahari kecil kekaisaran count bakker menghadap yang mulia putra mahkota" count oliver vi clauv bakker membungkuk hormat.

"Sudahlah count bakker duduklah" putra mahkota owen blair galespier ketus.

"Sebenarnya yang mulia kami mendengar tentang viscount anteir ingin memonopoli harga kain sutra yang ada di utara dengan menaikkan harga karena ke pergian duke stefmpier" menjelaskan "Beberapa informasi dari bawahan pengawasan juga mendengar viscount anteir bekerja sama dengan kerajaan louis prajurit di wilayah viscount anteir di pindahkan kesana" count oliver vi clauv bakker menunjukkan bukti.

"Jadi maksudmu viscount anteir menaikkan harga dengan dalih menjaga wilayah karena penyerangan monster akan terjadi selama ke pergian duke gevan" putra mahkota owen blair galespier mencerna kembali.

"Iya marquess grayson yang memasuk persedian barang sepertinya melindungi viscount anteir" count oliver vi clauv bakker tegas.

"Mereka seperti tikus ya pantas saja ksatria 1 terlihat aneh dia mau berpindah pihak ya " putra mahkota owen blair galespier merasa kesal.

"Ini dokumen yang di kumpulkan yang mulia karena aku tidak bisa berlama di sini" count oliver vi clauv bakker cemas.

"Bahaya juga karena count bakker netral aku jadi percaya penuh padamu dan untuk kedepannnya juga" putra mahkota owen blair galespier tersenyum.

"Akanku ingat yang mulia dengan segala hormat bangsawan rendahan ini terlalu banyak menyita waktu yang mulia pamit undur diri" count oliver vi clauv bakker membungkuk meninggalkan ruangan.

 ***

Butik ibu kota grayson. 

Selama beberapa hari ini merekrut bangsawan miskin yang hampir bangkrut, memiliki bakat cukup berguna dengan kemampuan menjahit. Karena trend di ibu kota gaun glamore dan mengembang aku membuat dengan sebaliknya.

"Lady anda genius seperti rumor yang beredar"

"Kita pasti bisa membuat sejarah baru. Kita tambahin aksesoris lain"

Ujar beberapa para karyawan.

"Diamlah, kerjakan" lantangku pada mereka yang sangat berisik.

*Mereka ingin terlihat baik didepanku, tapi langsung diam jika kusuruh diam mereka aneh. Dalam hati mystiani de agelzyn galespier ketus.

***

Beberapa yang sudah mulai mengenal lady mystiani mulai mengerti dan menghormati. Tidak seperti rumor yang beredar yang menyebut dirinya iblis terkutuk, kejam, penyihir dll. Dia hanya tidak tahu cara tersenyum dan mengerti perasaan. Bagi yang mendengar rumor pasti percaya tetapi bagi yang melihat nya langsung pasti akan terpesona walau hanya melihat sekilas wajahnya, kalau rumor itu hanya rumor belaka.

Aku vivi penampilanku biasa saja seperti rakyat biasa dengan pakaian sederhana rambut coklat kepang dua dan memakai kacamata bangsawan yang hampir bangkrut yang di rekrut langsung oleh putri marquess lady mystiani saat pertama kali melihat nya langsung aku terpesona. Dan dia mengajakku membuat gaun walau hanya permintaan sederhana ini sangat berarti bagiku.

Di jalan menuju toko banyak orang membicakan lady mystiani dengan sebutan "iblis,terkutuk, kejam, penyihir", aku yang mendengar pun menghampiri pemuda itu "Hei jaga ucapan kalian -!!"belaku.

"Iblis kejam memang begitu rumor mengatakan seperti itu, harusnya dia bisa mengubah sifat iblis kejamnya itu" 

"Mana mungkin kebiasaan turun menurun bisa hilang hahaha" 

"Kasian duke stefmpier memilih tunangan yang salah padahal dia pahlawan rakyat" 

ujar beberapa pemuda bergosip.

( Lady itu sangat baik dia hanya menerima cacian yang tidak seharusnya kalau kalian melihatnya langsung pasti kalian mengerti lady punya pesona cantik dan baik, setelah itu aku pun berlari pergi ke toko. Aku melihat lady mystiani setiap datang ke toko memandangi nya tanpa henti. Kenapa mereka hanya mendengar rumor yang mereka ingin percayai ) sudut pandang vivi pada mystiani. Sejak saat itu akupun mengabdi oleh beliau.

 ***

"Di istana kekaisaran kalian masih tidak mau mengakui perbuatan kalian? Tahan yang berusaha kabur -!! Jangan beri mereka celah" titah putra mahkota owen blair galespier dengan tegas.

"Ini fitnah yang mulia aku tidak pernah berpikir untuk berkhianat sekalipun" komandan ksatria satu menunduk.

"Kalian mengganggapku remeh, ya? Katakan viscount anteir kenapa kau diam saja" putra mahkota owen blair galespier menatap dingin. 

"Mana mungkin yang mulia ini fitnah -!! Aku tidak melakukan pemberontakan" viscount anteir bersujud memohon.

"Padahal kalian pendukung setiaku tidakku sangka kalian akan berbalik melawanku" dengan tegas "Penggal kepala mereka termasuk bawahannya letakkan di gerbang masuk kekaisaran. Jadikan contoh sekaligus peringatan" putra mahkota owen blair galespier dengan dingin.

Eksekusi public di mulai saat itu juga gerbang istana di buka dan rakyat menonton menyaksikan dari kejauhan. 

Komandan kesatria kedua memenggal komandan kesatria satu, prajurit kesatria satu, viscount anteir, keluarga dan bawahan lainnya.

-Kejadian tersebut menjadi topik utama di kekaisaran. Di surat kabar bagi rakyat ini adalah kejahatan yang harus di musnahkan. Tetapi bagi bangsawan ini merupakan peringatan keras dari yang berkuasa di kekaisaran. Sebagian bangsawan membatasi diri mereka, sebagian mengamati situasi-

More Chapters