Ficool

Chapter 38 - Chapter 38

🔥 CHAPTER 38 — "Keluar dari Dunia Kecil, Penyergapan Frostveil, & Awal Pencarian Bahan Boneka Jiwa"

(Lanjutan langsung dari adegan terakhir Chapter 37 — tanpa pengulangan apa pun)

---

🌙 ADEGAN PEMBUKA — KELUAR DARI MINIATURE REALM

Cahaya biru keperakan mengelilingi Damien, Lyanna, Rex, dan Hana saat dunia kecil itu perlahan retak seperti kaca tipis.

—CRACK!

—CRACKKK!

Dalam hitungan detik, mereka terpental keluar ke dunia asli.

Damien menghela napas lega.

Rex: "WOIIII AKHIRNYA KELUAR! Aku kira bakal mati jadi fosil!"

Hana: "Dengan otakmu, kemungkinan besar iya."

Rex: "KENAPA SEMUA ORANG SERANG AKU HARI INI?!"

---

❄️ ADEGAN 1 — FROSTVEIL SIAP MENYERGAP

Begitu mereka menginjak tanah luar—

WUUUMMM…

Kabut es menyelimuti hutan.

Lyanna langsung memegang lengan Damien.

Lyanna: "Mereka… datang."

Dari balik pepohonan, sembilan pembunuh elit Frostveil muncul, semuanya bertopeng perak dengan jubah dingin yang bergetar seperti badai salju hidup.

Pemimpin Frostveil kecil itu maju.

> "Putri Lyanna.

Ikuti kami.

Dan bocah bulan itu…"

Ia melirik Damien dengan tatapan meremehkan.

> "Biar kami kubur di sini."

Rex: "BROOO MEREKA MAU BUN*UH KITA NIH—"

Hana langsung menutup mulut Rex: "Diam. Kamu bikin keadaan makin buruk."

---

🌑 ADEGAN 2 — SUARA MISTERIUS TERTINGGI TURUN LAGI

Sebelum Damien bergerak, suara itu kembali bergema dalam pikirannya.

[Suara Misterius Tertinggi]

> "Damien.

Jangan habisi mereka semua.

Ambil satu.

Kita butuh informasi lokasi Inti Es Murni."

Damien mengangguk kecil.

> "Inti es… salah satu bahan boneka jiwa."

Suara Misterius Tertinggi:

> "Benar. Boneka pertama paling ideal dibuat dari elemen es.

Stabil, bertahan lama, mudah dikontrol."

Damien menatap para pembunuh itu dengan dingin.

Damien: "Baik.

Satu dari kalian… aku butuh hidup."

Pemimpin Frostveil: "Kau? Anak kecil? Menginginkan kami hidup atau mati?"

Damien: "Aku jarang mengulang."

Aura petir kehitamannya mulai naik perlahan.

Bumi bergetar…

Udara menggelegar.

---

⚡ ADEGAN 3 — SERANGAN FROSTVEIL DIMULAI

Sembilan pembunuh langsung bergerak.

—Frost Step!

—Snow Fang!

—Arctic Phantom!

Sembilan bayangan putih mengelilingi Damien dari segala arah.

Tubuh Rex sudah goyang.

Rex: "HANAAA AKU BELUM SIAP MATI—"

Hana: "Diam! Damien lagi serius!!"

Lyanna maju, ingin membantu.

Damien mengangkat jarinya sedikit.

Damien: "Aku tangani."

---

⚠️ ADEGAN 4 — DAMIEN MENGGUNAKAN PETIR KOSMIK

BOOOOM!!

Damien menghilang.

Petir ungu-hitam menyambar dari segala arah seperti ular kosmik.

—Satu pembunuh terpental menembus batu besar.

—Satu lagi terhempas menabrak sepuluh pohon.

—Lima lainnya dibungkus arus petir dan menjerit.

Tetapi Damien sengaja MENAHAN kekuatan penuh.

Ia butuh satu hidup.

Pemimpin Frostveil berteriak: "Ini mustahil! Realm-nya baru tingkat Mortal Rein—!"

Damien muncul tepat di depan pemimpin itu, menekan dadanya dengan dua jari.

Damien: "Kau membicarakan realm… padahal kau tak paham kekuatan jiwa."

BOOM.

Pemimpin Frostveil terpental, pingsan namun masih hidup.

Damien menangkap lehernya sebelum jatuh ke tanah.

---

🌙 ADEGAN 5 — DAMIEN MENGINTEROGASI PENJAGA

Damien mengangkat tubuh pemimpin itu dengan satu tangan.

Suara Misterius Tertinggi muncul:

> "Tanyakan soal Inti Es Murni wilayah Frostveil.

Mereka punya satu, tapi tersegel."

Damien: "Dimana Inti Es Murni Frostveil?"

Pemimpin itu menggigil.

> "Ka… kau tidak mungkin bisa… memegangnya…"

Damien menekan sedikit. Es di sekitar mereka langsung meleleh.

Damien: "Aku tidak bertanya tentang kemungkinannya."

"Aku bertanya: di mana."

Pemimpin itu tak tahan.

> "I-Istana Bawah… ruang altar… disegel ratusan tahun…"

Damien melepaskannya, membiarkan lelaki itu jatuh pingsan.

Suara Misterius Tertinggi:

> "Bagus.

Itu bahan pertama untuk Lunar Soul Marionette."

> "Kita perlu tiga inti lagi."

Damien menatap ke langit.

Damien: "Lanjutkan. Sebutkan semuanya."

---

🔥 ADEGAN 6 — DAFTAR BAHAN BONEKA JIWA

Suara Misterius Tertinggi berbicara seperti seorang dewa yang menulis nasib.

> "Untuk menciptakan boneka hidup pertamamu, kau butuh:"

1. Inti Es Murni — di istana bawah Frostveil

2. Inti Api Murni — di Lembah Lava Solarion

3. Inti Cahaya — dijaga oleh Holy Lineage dari Veld

4. Inti Petir Tingkat Tinggi — hanya muncul saat badai Warisan Petir dimulai

5. Fragmen Jiwa Dirimu Sendiri — harus disiapkan terakhir

> "Dan teknik jiwa itu… sudah mengakar dalam dirimu."

Damien: "Lunar Soul Marionette."

Suara itu terdengar puas.

> "Benar.

Nama itu akan menjadi milikmu selamanya."

---

❄️ ADEGAN TERAKHIR — DAMIEN MENGUMUMKAN TUJUAN BARU

Lyanna, Hana, dan Rex mendekat.

Lyanna: "Damien… apa yang akan kita lakukan sekarang?"

Damien melihat sembilan tubuh Frostveil yang tersungkur.

Matanya dingin.

Damien: "Kita akan ke Frostveil."

Rex: "Bro?? Ke sarang mereka?!"

Hana: "Kau gila?"

Damien:

> "Aku butuh satu hal dari mereka."

"Setelah itu… semua hutang mereka akan aku bayar."

Petir ungu menyambar di belakangnya.

Lyanna menatap Damien dalam-dalam.

> "Aku ikut… apa pun yang terjadi."

Damien tersenyum tipis.

Damien: "Baik. Maka perjalanan kita dimulai."

---

🔥 END CHAPTER 38

More Chapters