Ficool

Chapter 8 - Chapter 8 — Orang-Orang di Balik Sistem

Suasana di ruang rahasia Tim Senyap 08 tetap tenang.

Terlalu tenang.

Layar-layar besar menampilkan aliran data yang tidak pernah berhenti.

Peta dunia.Jaringan komunikasi.Sinyal terenkripsi.

Arka berdiri di tengah ruangan itu.

Masih mencoba memahami semuanya.

INT. RUANG TIM SENYAP 08

Pintu logam terbuka pelan.

Seorang pria masuk.

Langkahnya rapi.

Wajahnya tenang.

Tatapannya tajam, tapi dingin.

Ia mengenakan kemeja formal sederhana.

Doni menoleh.

“Ah, akhirnya datang juga.”

Pria itu mengangguk sedikit.

“Laporan keuangan sudah selesai.”

Doni menatap Arka.

“Kenalkan.”

“Ini Yuri.”

YURI

Yuri menatap Arka beberapa detik.

Tidak tersenyum.

Tidak banyak ekspresi.

“Jadi ini pilot Garuda.”

Nada bicaranya datar.

Arka sedikit canggung.

“Iya… saya Arka.”

Yuri mengangguk.

“Mahasiswa.”

Arka mengangguk pelan.

Yuri menoleh ke layar.

“Menarik.”

KARAKTER YURI

Doni menjelaskan singkat.

“Yuri yang mengatur semua pendanaan.”

Arka terkejut.

“Semua?”

Yuri menjawab langsung.

“Operasi, logistik, pengembangan teknologi…”

“Tidak ada yang berjalan tanpa sistem keuangan.”

Ia menatap Arka.

“Dan sistem keuangan tidak boleh terlihat.”

Arka mulai paham.

Yuri bukan sekadar bendahara.

Ia adalah orang yang memastikan semua ini… bisa terjadi.

MOMEN HENING

Pintu kembali terbuka.

Seorang pria lain masuk.

Usianya lebih tua.

Wajahnya tenang.

Sorot matanya tajam, tapi penuh perhitungan.

Ia mengenakan pakaian semi-formal.

Doni langsung berdiri sedikit lebih tegak.

“Profesor.”

PROF. ARIEF AMRI PUTRA

Pria itu mengangguk pelan.

“Sudah dimulai?”

Mayjen Okta yang sejak tadi diam menjawab.

“Sudah.”

Profesor Arief menatap Arka.

Lama.

Seolah membaca sesuatu.

“Jadi ini anaknya…”

Arka merasa sedikit tidak nyaman.

“Anak…?”

Profesor Arief tersenyum tipis.

“Orang yang dipilih oleh sistem Garuda.”

KARAKTER PROF ARIEF

Doni menjelaskan:

“Profesor Arief adalah penasehat strategis.”

Arka mengangguk.

“Strategis… maksudnya?”

Profesor Arief menjawab sendiri.

“Yang memikirkan apa yang akan terjadi… sebelum itu terjadi.”

Ia berjalan mendekat ke layar.

“Dunia sedang berubah.”

Ia menunjuk data di layar:

energi transportasi jaringan digital

“Dan semua ini…”

Ia menoleh ke Arka.

“akan menentukan siapa yang memimpin masa depan.”

DISKUSI DALAM

Yuri berbicara pelan.

“Pendanaan kita aman untuk sekarang.”

Doni menambahkan:

“Namun aktivitas jaringan meningkat.”

Mayjen Okta menyilangkan tangan.

“Black Sun?”

Doni tidak langsung menjawab.

Ia membuka data.

“Belum terkonfirmasi.”

“Tapi ada pola.”

SINYAL ANEH

Salah satu layar berkedip.

Sinyal kecil muncul lagi.

Cepat.

Lalu hilang.

Arka melihatnya.

“Itu lagi…”

Doni menatap layar.

Kali ini lebih serius.

Yuri langsung mendekat.

“Ini bukan noise biasa.”

Profesor Arief berkata pelan:

“Mereka sedang menguji kita.”

Ruangan menjadi sunyi.

KETEGANGAN HALUS

Mayjen Okta berkata tegas:

“Belum ada pergerakan terbuka.”

Doni mengangguk.

“Tapi mereka sudah tahu sesuatu.”

Arka merasakan suasana berubah.

Lebih berat.

Lebih serius.

MOMEN PERSONAL

Arka menatap semua orang di ruangan.

Doni.Yuri.Profesor Arief.Mayjen Okta.

Semua berbeda.

Semua penting.

Dan semuanya…

berada di satu sisi.

Arka menarik napas.

“Kenapa saya?”

Semua diam beberapa detik.

Lalu Doni menjawab:

“Kita juga belum tahu.”

Profesor Arief menambahkan:

“Tapi satu hal pasti.”

Ia menatap Arka.

“Tidak ada yang terjadi tanpa alasan.”

PENUTUP

Layar kembali normal.

Sinyal menghilang.

Namun suasana tidak kembali seperti semula.

Arka menatap layar Garuda.

Lampunya berkedip pelan.

Seolah hidup.

Seolah menunggu.

Dan untuk pertama kalinya…

Arka merasa bahwa semua ini bukan hanya tentang teknologi.

Ini tentang sesuatu yang jauh lebih besar.

More Chapters