Ficool

Chapter 11 - Ingatan yang terhapus

"Maaf..." suara Raka terdengar serak dan sangat lemah. "Anda... siapa?"

​Deg! Jantung Juragan Suhendar seolah berhenti berdetak. Ia terpaku, senyum bahagianya luntur seketika digantikan oleh ketakutan yang luar biasa.

​"Raka, ini Bapak! Bapak kamu, Juragan Suhendar! Jangan bercanda kitu, Nak," ucapnya dengan nada panik.

​Raka menggeleng pelan, rasa sakit di kepalanya semakin hu menjadi saat ia mencoba berpikir. "Bapak? Saya... saya tidak tahu. Saya siapa? Kenapa saya ada di sini?"

​Juragan Suhendar jatuh terduduk kembali ke kursinya. Anaknya, pewaris tunggal seluruh kekayaannya, kini menatapnya seperti menatap orang asing. Raka telah sadar dari komanya, namun kecelakaan hebat itu telah merampas seluruh memorinya. Ia tidak ingat ayahnya, ia tidak ingat siapa dirinya, dan yang paling menyakitkan bagi takdir... ia tidak ingat sedikit pun tentang Andini.

​Di saat yang sama, di teras rumahnya, Andini tiba-tiba merasakan dadanya berdenyut sangat nyeri, sebuah firasat buruk yang lebih tajam dari sebelumnya. Ia tidak tahu bahwa pria yang ia tangisi itu kini telah benar-benar melupakannya.

More Chapters