Ficool

Chapter 4 - Dimana aku.bagian4: menemukan kebahagiaan

"uhh,dimana aku.",Shinji. "Kau ada di gereja",???.Shinji kembali bertanya "gereja,oh,jadi begitu,aku sudah mati ya?,jadi ..kamu adalah Dewi",Shinji merasa putus asa,tiba tiba "dush".Shinji di pukul."sadar, pecundang!". ternyata itu adalah Laura. Shinji kembali bertanya "yah ,aku kira aku sudah mati..., omong omong,kenapa aku disini?",. "Kamu di pukuli oleh warga sekitar sampai pingsan".

Shinji merasa senang,"OHH,Laura, akhirnya kau kembali kepada ku.mulai sekarang aku akan terus bersamamu",Shinji."iiuuuh,jijik,", Laura.,"apa kau yakin akan terus mengikutiku?",Laura yang bertanya kepada Shinji .Shinji mengira ini kesempatan untuk hidup bersama laura.dengan sombong nya dia berkata "hehehe,kemana pun kau pergi,aku akan terus mengikuti mu,bahkan jika kau ingin ke ujung dunia,aku akan terus mengikuti mu"."omong omong kau ingin kemana?"Shinji bertanya.dengan tenang Laura menjawab"aku,aku ingin mengorbankan nyawa ku untuk melawan raja iblis.".

Shinji kaget,ia tau kalau dirinya berada di dunia game,tapi.game yang dimainkan Shinji tingkat kesulitannya tidak masuk akal,dari sekian banyaknya pemain,belum ada pemain yang berhasil mengalahkan raja iblis,..."ee,Laura,jadi gini.ee.., sebenarnya aku ingin ikut bersamamu,tapi aku ingat kalau ada hal yang harus aku lakukan,jadi..",Shinji yang sedang mencari alasan

Laura memandang jijik Shinji,lalu Laura berkata"cih,dasar pecundang.lihat saja dirimu, melihat mu saja membuat ku mual,jika kau tidak ikut bersamaku ,kau ingin jadi apa,kau pikir kau bisa menikah,jangan mimpi,tidak ada perempuan yang mau bersamamu.

Bahkan gelandang sekalipun, maka dari itu,kau lebih baik ikut dengan ku!,aku butuh bidak sekali pakai,".

Shinji tidak peduli apa yang dikatakannya,ia malah menjawab dengan santai "tajam sekali mulut mu,. Jadi,apa Untungnya jika aku mengikuti mu?,".

Laura dengan santai menjawab,"jika kau dan aku berhasil mengalahkan raja iblis,aku akan jadi istri mu, bagaimana.ini kesempatan bagimu untuk mendapatkan wanita.",Laura memandang lemah Shinji,ia pikir Shinji pasti akan mati dalam perjalanan.

Shinji masih curiga,"apakah kau serius?,aku masih tidak percaya kepada mu!!"...

Laura meyakinkan Shinji,ia menyodorkan kertas,kertas itu sudah di mantrai kontrak sihir,jadi jika melanggar,maka salah satu penggunanya akan mati. Mereka menulis tanda tangan masing masing,kontrak sudah di buat,jika mereka berhasil mengalahkan raja iblis maka Shinji dan Laura harus menikah,namun. Jika salah satu pengguna mati,maka kontrak otomatis batal.

Shinji senang ia bergembira,"akhirnya, sebentar lagi,aku pasti akan lepas perjaka,hahaha"ia berkata itu di dalam gereja. Shinji sangat berbahagia,ia tidak tau niat Laura yang sebenarnya. kemudian, Shinji bertanya kepada Laura."omong omong soal kontrak,tadi sebelum aku pingsan ada perempuan yang membuat kontrak dengan ku.",Laura menjawab Shinji

"Penyihir wanita itu sedang menangis,ia menangis karena menyesal membuat kontrak dengan kamu Shinji, sekarang penyihir wanita itu sedang di tenangkan oleh pendeta,".."omong omong apa kontrak yang kamu lakukan pada mu Shinji".

Shinji, menjelaskan panjang lebar kepada Laura,Laura berkomentar "dasar pecundang,bisa bisanya kamu berbuat jahat kepada perempuan,"..Shinji membantah komentar Laura"haaaah,jadi magsudmu.akulah penjahatnya,wanita itu yang ingin menjadikan ku sebagai budaknya, yang aku lakukan hanyalah membela diriku sendiri saja".

"Dasar laki laki, semuanya sama saja,minta maaf sekarang,"Laura.

Shinji enggan mendengarkan Laura"haaaah,aku gak mendengar mu!"

Laura kembali mengatakan hal yang sama

"Aku bilang minta maaf "..,Shinji pura-pura tidak mendengarkan,lalu Laura mengancam

Shinji"baiklah,jika itu yang kamu inginkan,aku akan membatalkan kontrak kita"...,Shinji mengoceh "baaka,kau kira aku akan percaya, kontrak itu akan batal jika salah satu dari kita mati,". Laura mengeluarkan pedangnya dan mengarahkan ke leher dirinya sendiri. Shinji panik, ia berkata "berhenti!!!!!,jika kamu mati ,aku akan terus perjaka!!,.

Dengan tegas Laura berkata "minta maaf kepada penyihir wanita itu".

Shinji mengalah"baiklah-baiklah,dasar wanita licik,pantas saja kau di takdirkan untuk ku".

"!!dusssh!!" ,"Aku mendengar omongan mu"Laura memukul Shinji.

Di luar gereja ,Shinji melihat seorang wanita menangis, seorang biarawati menenangkan

wanita tersebut,alih alih khawatir,Shinji malah terpesona kepada biarawati itu,

Dalam hati Shinji membicarakan biarawati tersebut 'siapa dia,kenapa dia cantik,ahh andaikan saja' Shinji membayangkan jika dia hidup bersama dengan biarawati yang cantik itu.

Shinji "aku pulang...."

Biarawati "selamat datang,kamu pasti lelah seharian bekerja,kamu mau makan apa ,

Shinji "aku sedang tidak lapar"

Biarawati "jangan-jangan yang sebenarnya kamu mau adalah wa..ta..shi.."

Shinji membayangkan hal yang seperti itu akan benar-benar terjadi

"Shinji...,Shinji...,Shinji...,"

"Woii!! Shinji!!,"Laura berteriak kepada Shinji

Itu membuat kesadaran Shinji kembali normal.dengan kesal Shinji berkata"apa maumu?!!, dasar pengganggu".

Laura membalas perkataan Shinji"pengganggu?!!,apa magsudmu,apa kau sudah lupa?!,".

Shinji bertanya"lupa apa?, ohh. Baiklah akan kulakukan ".

Shinji menghampiri penyir wanita tersebut,

Shinji berteriak"dengan sangat menyesal,aku minta maaf ". Penyihir wanita itu memandang Shinji,lalu ia tersenyum kepada Shinji , tiba-tiba "dushhh"pukulan di daratkan di wajahnya Shinji,. kemudian penyihir wanita itu merasa lega"akhirnya, sekarang aku merasa lega".

Shinji merasa dirinya tidak menerimanya.

Ia berkata "oi apa magsudmu,mau berantem"..Shinji menghampiri penyihir wanita dan berniat untuk memukulnya kembali. namun, tindakan Shinji di halangi oleh Laura,,"oi, apa yang kamu lakukan,".

Shinji"kenapa hanya dia yang kamu bela,

Padahal semua ini terjadi karena perbuatannya".

Laura menjawab "kamu seperti anak kecil,pantas saja kamu tidak mendapatkan wanita, setidaknya bersikap lah dewasa".

Laura menghampiri penyihir wanita.

"Apa kamu tidak apa-apa?!", Laura bertanya kepada penyihir wanita

"Jangan sok baik di depan ku,aku rasa aku pantas mendapatkan semua ini"penyihir wanita.

"Itu pasti menyakitkan bukan,kamu terpaksa harus tinggal bersama laki-laki yang tidak kamu cintai,"Laura.

"Tidak apa apa,dari dulu tidak ada laki laki yang benar-benar mencintai ku, semuanya hanya ingin hartaku.makanya aku benci laki laki,jadi aku berniat membuat laki laki menjadi budakku, tapi.aku yang diperbudak,oleh pecundang, padahal dia adalah mangsa pertama ku. Sekarang hidupku akan penuh dengan penyesalan". penyihir wanita.

"Hmm,jadi begitu. Ikutlah dengan ku, akan ku buat hidupmu bermanfaat,". Laura

"Tidak bisa,aku sudah terikat kontrak dengan pecundang ini,". Penyihir wanita

"Oii...,"Shinji

"Tidak apa-apa, pecundang ini juga sudah terikat dengan ku juga".Laura

"Kemana kau ingin pergi". penyihir wanita

"Mengalahkan raja iblis "Laura.

Kejadian itu sangatlah epick.dengan angin kebebasan menutupi mereka berempat.

Sang biarawati hanya bisa menyimak pembicaraan mereka.

More Chapters