Ficool

Chapter 10 - Bab 4.1

Langit berwarna ungu menutupi cahaya yang masuk kedalam hutan ini. Bau darah merayap perlahan, menyusup di antara batang-batang tua, menari di antara dedaunan yang berbisik pelan. Bau itu mengalir perlahan seperti sebuah kabut yang menyebar keseluruh hutan.

"Lebih baik aku membentuk sebuah pertahanan untuk mencegah bau darah ini menyebar ke seluruh hutan"

Luo Tian mengetahui hal ini. Bau darah dari serigala itu akan memancing beast yang lebih kuat ke sini. Dan jika itu terjadi maka situasi itu pasti akan membuatnya kesulitan.

Apalagi ia sedang terluka parah, bahkan jika Luo Tian berada di kondisi terbaiknya ia pasti akan kesulitan melawan beast yang lebih kuat dari serigala ini.

Dengan tingkat kultivasi Luo Tian saat ini, melawan pemimpin serigala bertaring baja saja sudah kesulitan apalagi melawan beast yang jauh lebih kuat dari pemimpin serigala bertaring baja.

Luo Tian duduk bersila, mengeluarkan sebuah jimat kosong, ia mengalirkan Qi berwarna biru muda yang tersisa ke jari-jari di tangan kanannya, sementara tangan kirinya memegang jimat kosong itu .

Ia menulis suatu mantra di jimat itu. Beberapa saat kemudian, jimat itu berubah warna, dari yang tadinya putih tanpa tulisan apapun, menjadi berwarna biru terang seterang langit di siang hari, dengan tulisan berwarna hijau giok.

Itu adalah jimat pertahanan tingkat dua.

Sebenarnya Luo Tian mampu membuat jimat tingkat tiga maupun tingkat empat karena di kehidupan sebelumnya ia sedikit mempelajarit tentang jimat, walau levelnya tidak bisa dianggap ahli.

Alasan kenapa Luo Tian tidak membuat jimat level tiga ataupun level empat saat ini adalah karena untuk membuat jimat dengan tingkat tiga dan ke atasnya membutuhkan sumber daya yang cukup banyak, dan ia tidak punya sumber daya yang cukup saat ini.

Luo Tian mengangkat tangan kirinya dan menerbangkan jimat yang ada ditangan kirinya.

Ia mengangkat tangan kanannya, menunjuk ke arah jimat itu. Seketika sinar Qi berwarna biru melesat dan tepat mengenai Jimat itu.

Jimat itu meledak, membentuk sebuah dinding Qi berwarna biru yang mengelilingi Luo Tian dan mayat para serigala itu.

Dinding itu bukan hanya melindungi Luo Tian dari serangan tidak terduga, dinding itu juga berperan untuk mencegah bau darah yang menyebar seperti kabut ke hutan.

Luo Tian bersila, ia memejamkan matanya. Qi spritual yang aku miliki sisa sangat sedikit, tidak cukup untuk membuat jimat penyembuh tingkat dua, bahkan untuk membuat jimat tingkat satu akan menghabiskan seluruh Qi spritual yang aku miliki.

Untung saja sepanjang pertarungan aku berhemat menggunakan Qi Spritual, jika aku boros dan terus mengandalkan Qi Spritual, bisa-bisa Qi spritual yang aku miliki tidak akan tersisa sedikit pun.

Saat ini aku harus memfokuskan untuk menyembuhkan diri, jimat pertahanan ini hanya bertahan selama tiga hari dan setelah tiga hari dinding ini akan menghilang.

Luo Tian batuk seteguk darah. Luka yang dialaminya cukup parah. Tangan dan pinggangnya mengalami luka bakar, di tubuhnya juga memiliki luka besar akibat cakaran dari pemimpin serigala itu.

Luo Tian mengeluarkan sebuah jimat kosong dari cincin penyimpanannya. Tangan kirinya memegang jimat, sementara tangan kanannya menulis sebuah mantra di jimat itu.

Beberapa saat kemudian, jimat itu berubah warna, dari yang tadinya berwarna putih kosong menjadi berwarna hijau seperti tumbuhan yang tumbuh di pagi hari. Tulisan di jimat itu berwarna biru muda seperti warna laut.

Itu jimat penyembuh tingkat satu.

Luo Tian kemudian menerbangkan jimat itu hingga sejajar dengan kepalanya. Ia kemudian mengangkat tangannya sedikit dan menyentuh jimat itu dengan jari telunjuknya yang telah dilapisi oleh Qi Spritual.

Jimat itu tidak meledak seperti jimat pelindung maupun jimat peledak. Sebaliknya Jimat itu mengeluarkan sebuah sebuah aura halus berwarna hijau yang masuk ke dalam tubuh Luo Tian.

Luo Tian perlahan menyerap aura yang dikeluarkan oleh jimat itu, namun karena ia hanya memiliki akar spritual tingkat semu, penyerapannya jauh lebih lama dari kultivator pada umumnya.

Luo Tian memejamkan matanya, ia tau kalau penyerapan aura halus ini akan memakan waktu lebih dari satu setengah hari. Jadi kemungkinan ia sembuh total adalah satu setengah hari, dan itu jauh lebih dari cukup untuknya.

Luo Tian pun perlahan memejamkan matanya untuk jauh lebih fokus dalam penyerapan aura. Berbeda dengan orang kebanyakan, aku hanya memiliki akar Spritual tingkat semu, karena itu penyerapanku jauh lebih lambat dari akar spritual pada umumnya.

Akar spritual tingkat semu bukan hanya jauh lebih lambat penyerapannya, bahkan jauh lebih sulit hanya untuk sekedar menyerap aura dari jimat ini atau Qi Spritual, bahkan kebanyakan orang yang memiliki akar spritual tingkat semu kesulitan untuk berkultivasi dan memilih untuk menjadi manusia fana.

Namun aku berbeda, setelah mengalami kehidupan selama ribuan tahun dengan akar Spritual tingkat semu, berkat pengalamanku, aku jauh lebih terampil dalam menyerap Qi spritual.

Jika orang lain yang memiliki akar Spritual tingkat semu, untuk menyerap aura dari jimat tingkat satu bahkan membutuhkan waktu dua hari bahkan bisa saja tiga hari karena kesulitan menyerap aura dari jimat itu.

Namun Luo Tian sudah mempunyai akar Spritual selama ribuan tahun, jadi untuk penyerapannya jauh lebih mudah dari orang lain berkat pengalamannya.

Tanpa sadar satu setengah hari sudah berlalu.

Kabut menyebar ke segala arah, menutupi hutan di luar dinding Qi ini. Langit berubah warna menjadi jauh lebih gelap, seolah cahaya tidak pernah ada didunia ini.

Luo Tian membuka matanya perlahan, luka-luka ditubuhnya sudah sembuh sepenuhnya, namun tidak menghilangkan bekas luka besar di tubuhnya akibat serangan pemimpin serigala itu.

Luo Tian memandangi langit yang tampak jauh lebih gelap dari biasanya, seolah tidak ada cahaya yang mampu menembus langit di hutan beast ini "hari sudah berubah menjadi malam,".

"Beast-beast akan mulai menggila" Luo Tian sedikit termenung.

Lalu Ia menatap ke arah dinding Qi, tepat ke arah luar dinding Qi, keningnya berlipat tipis, sementara matanya menyipit, seolah sedang memantau bahaya di luar dinding Qi "Berbeda dengan siang hari, malam hari di hutan beast adalah sesuatu yang sangat berbeda, di malam hari beast akan mulai menggila, kekuatan mereka akan berlipat ganda, walau sebelumnya aku pede untuk keluar di malam hari, namun aku tidak akan berani untuk masuk kedalam hutan beast"

"Apalagi dengan tingkat kultivasiku yang sekarang, sangat mudah menjadi mangsa bagi para beast diluar sana"

"Jika aku yang sekarang keluar dari dinding Qi ini, maka aku pasti akan mati"

Luo Tian segera bangun dari posisi meditasinya, ia tau dia tidak punya waktu yang banyak, hanya tersisa satu setengah hari saja sebelum waktu jimat pelindung itu habis.

More Chapters