Ficool

Chapter 59 - Pintu Menuju Spiraeum

Retakan terakhir di Fraktura menutup dengan suara krrrkkh seperti kaca yang dilipat paksa.

Lied, Elira, Kael, dan tim tambahan mereka terjatuh ke ruang yang seolah bukan ruang—sebuah hamparan kosong yang berkilau seperti debu bintang, namun berdenyut seperti nadi makhluk hidup.

---

Atmosfer yang Tidak Tertulis

Tak ada arah, tak ada atas-bawah, namun setiap langkah terasa seperti menapaki sesuatu yang tak kasat mata.

Di kejauhan, sebuah lingkaran raksasa berputar perlahan, penuh dengan simbol-simbol yang berubah setiap detik—seperti halaman buku yang terus menulis dan menghapus dirinya sendiri.

Elira berbisik,

> "Ini… bukan lagi bagian dari semesta yang kita kenal."

Kael menatap curiga ke sekeliling, matanya tajam.

> "Kalau ini benar-benar Spiraeum… berarti kita berada di inti pena yang menulis semua realitas."

---

Echo of Eidvar

Namun ketenangan itu terpecah.

Dari kegelapan jauh, suara samar Eidvar bergema, seperti tinta yang menetes di atas kertas:

> "Kalian pikir sudah melampaui ceritaku? Aku hanya menunggu di bab terakhir."

Sekilas, retakan tinta melintas di belakang mereka, lalu menghilang—membuat Kael semakin tegang.

---

Isyarat Ujian

Sebuah entitas bercahaya—tak memiliki wajah, namun memiliki aura yang berat seperti waktu—muncul di hadapan mereka.

> "Siapapun yang melangkah ke Spiraeum harus menghadapi Ujian Narasi. Bukan hanya untuk menguji kekuatan kalian… tapi untuk memastikan kalian layak tetap ditulis."

Lied menatap ke depan, genggamannya pada senjata menguat.

Untuk pertama kalinya sejak semesta menolak keberadaannya, dia merasa ini mungkin kesempatan untuk membuktikan dirinya… atau menghilang selamanya.

---

Mereka melangkah menuju lingkaran cahaya itu.

Cahaya menyelimuti pandangan—memulai arc Ujian di Pusat Spiraeum.

More Chapters