Ficool

Chapter 837 - Storm Menghadapi Tiga Naga

Storm berdiri dengan susah payah. Tubuhnya masih terasa berat. Armor Skycrimson telah rusak parah, dan energinya belum kembali sepenuhnya. Namun tatapannya tetap tertuju pada Dargon, Zyron, dan Nyxdess.

Tyrannons masih berdiri di sampingnya. "Kita mundur dulu," ujar Tyrannons. "Kondisimu sudah terlalu buruk."

Storm menggeleng. "Kau mundur."

Tyrannons langsung menatapnya. "Apa?"

"Aku akan menghadapi mereka."

Tyrannons terdiam sesaat. "Kau serius?"

Storm mengangkat kepalanya. "Aku akan menghadapi ketiganya sekaligus."

Tyrannons langsung menggeleng keras. "Jangan bodoh! Tubuhmu bahkan belum pulih!" Ia menunjuk armor Skycrimson yang sudah dipenuhi kerusakan. "Kau bahkan kesulitan bernapas!"

Storm tidak menjawab. Ia hanya menatap ketiga naga di hadapannya. Tyrannons kembali mencoba menghentikannya. "Storm, dengarkan aku!"

Namun... Storm perlahan mengangkat satu tangannya. Energi merah mulai berkumpul di sekeliling tubuhnya.

*BOOM! *

Hempasan energi Storm meledak. Tyrannons terpental jauh dari posisinya. "Storm!" Tyrannons berusaha menghentikan tubuhnya dan kembali mendekat. Sebelum dia bisa melakukannya... Rea dan Astralon segera melesat menghampirinya.

"Tyrannons, berhenti!" Rea menahan lengannya. "Jangan mendekat!" Tyrannons mencoba melepaskan diri. "Lepaskan aku!"

Astralon ikut menahannya. "Kau tidak bisa menghentikannya sekarang."

Tyrannons menatap Astralon dengan kesal. "Dia akan melawan tiga naga sekaligus!"

Astralon tetap bertahan. "Justru karena itu." Ia menatap ke arah Storm. "Kita harus menjauh."

Tyrannons terdiam. Astralon melanjutkan, "Pertarungan berikutnya akan jauh lebih besar."

Rea menatap Storm dengan cemas. "Kalau kita berada terlalu dekat... Kita hanya akan menjadi penghalang."

Tyrannons mengepalkan tangannya. Ia masih ingin kembali. Namun akhirnya dia hanya bisa menatap Storm dari kejauhan.

---

Di depan sana... Storm berdiri sendirian. Dargon menggenggam Eternal Golden Dragon Sword. Zyron mulai mengambil posisi menyerang. Nyxdess perlahan mengangkat kepalanya. Tiga naga... Satu manusia.

Storm mengangkat pedang Ashura miliknya. Meski tubuhnya hampir mencapai batas... Tatapannya masih menyala. "Kalau kalian ingin menghentikanku... Datanglah."

Ruang di sekitar mereka mulai bergetar.

More Chapters