Ficool

Chapter 817 - Perang Tanpa Pilihan

Konstelasi Draco semakin berubah menjadi medan kehancuran. Cahaya ledakan terus memenuhi ruang angkasa. Pertarungan antara naga, Kekaisaran, dan Tartanos semakin meluas hingga hampir seluruh wilayah Draco menjadi zona perang.

Namun... Keadaan kembali berubah. Dari kejauhan... Ribuan cahaya baru mulai bermunculan. Kapal-kapal besar dengan lambang Kekaisaran Galaksi memasuki medan perang. Pasukan tambahan Kekaisaran akhirnya tiba. Kehadiran mereka membuat tekanan perang semakin besar.

Di kapal utama armada Orion... Astralon berdiri di ruang komando sambil memperhatikan layar taktis. Wajahnya terlihat serius. "Pasukan tambahan Kekaisaran..." gumamnya. Di hadapannya, beberapa prajurit Orion menunggu perintah. Astralon mengepalkan tangannya. Situasi ini jauh lebih rumit dari perkiraan. Mereka datang ke Draco awalnya hanya untuk melatih kekuatan menghadapi para naga. Tetapi sekarang... Mereka terjebak dalam perang besar antara tiga pihak.

Astralon akhirnya mengambil keputusan. "Seluruh armada Orion. Prioritaskan pertahanan. Jangan biarkan armada Kekaisaran menembus formasi kita." Para prajurit langsung memberi hormat. "Dimengerti!" Kapal-kapal Orion segera bergerak. Mereka membentuk formasi untuk menghadang serangan dari armada Kekaisaran.

Akan tetapi... Astralon tidak memberikan perintah untuk menyerang penuh. Tatapannya tetap tertuju pada medan perang yang dipenuhi naga. "Jangan melakukan serangan langsung," ucapnya.

Salah satu prajurit menoleh bingung. "Tapi Pangeran... Bukankah mereka adalah musuh kita?"

Astralon diam sejenak. Lalu menjawab dengan suara tenang. "Benar. Kekaisaran tetap menjadi musuh Tartanos. Tapi sekarang... Situasinya berbeda." Ia melihat ke luar jendela kapal. Ribuan naga masih menyerbu tanpa henti. "Kita sedang menghadapi ancaman yang jauh lebih besar. Kalau kita saling menghancurkan di sini... Yang tersisa hanya kehancuran untuk semua pihak."

Astralon bukan orang yang mudah mempercayai Kekaisaran. Namun dia juga tidak bodoh. Menyerang armada Kekaisaran secara langsung saat para naga menyerang hanya akan membuat mereka kehilangan kesempatan untuk bertahan.

Di sisi lain... Para prajurit Orion memahami keputusan pemimpin mereka. Mereka tetap bersiap. Senjata aktif. Formasi terkunci. Tetapi tidak ada serangan tanpa perintah.

Astralon menghela napas pelan. "Tyrannons mungkin akan langsung menyerang tanpa berpikir... Tapi aku berbeda. Pemberontakan tidak akan menang jika kita hanya mengandalkan keberanian tanpa perhitungan."

Sementara itu... Di tengah perang yang semakin besar... Armada Kekaisaran terus bergerak maju. Ras naga Draco terus menyerang. Dan Tartanos tetap bertahan. Tiga kekuatan besar kini berada dalam satu medan perang yang sama.

More Chapters