Ficool

Chapter 795 - Rumor dari Konstelasi Draco

Di pusat galaksi... Planet Urco Tastarius tetap dipenuhi aktivitas seperti biasanya. Istana Kekaisaran berdiri megah di tengah ibu kota. Para pejabat berlalu-lalang membahas urusan pemerintahan. Arena pertarungan kekaisaran masih dipenuhi sorak-sorai penonton. Sementara di Akademi Kekaisaran, para kesatria muda terus menjalani latihan tanpa henti. Seluruh wilayah tampak sibuk.

Di salah satu balkon istana yang menghadap hamparan bintang, Yllarxa berdiri seorang diri. Angin buatan yang berembus di balkon mengibaskan rambut panjangnya. Tatapannya tertuju ke langit galaksi yang luas. Meski hidup di pusat Kekaisaran, ia selalu menyempatkan diri menikmati pemandangan angkasa ketika pikirannya mulai dipenuhi kegelisahan.

Perlahan... Tatapannya berhenti pada satu arah. Konstelasi Draco. Dari kejauhan, cahaya di wilayah itu tampak lebih terang daripada biasanya. Yllarxa mengernyit pelan. "Konstelasi itu..." gumamnya. "Kenapa cahayanya berbeda...?"

Saat ia masih memperhatikan kejauhan... Terdengar langkah kaki yang mendekat. Seorang pria tua dengan rambut yang telah memutih berjalan perlahan menuju balkon. Pakaiannya rapi. Sikapnya tenang. Ia adalah Sebastian, kepala pelayan Istana Kekaisaran.

Melihat kedatangannya, Yllarxa segera membalikkan badan. "Paman Sebastian." Belum sempat ia memberi salam hormat... Sebastian justru lebih dahulu membungkukkan badan dengan sopan. "Salam hormat, Nona Yllarxa."

Yllarxa tersenyum kecil. "Tak perlu begitu."

Sebastian tetap mempertahankan sikapnya sebelum akhirnya berdiri kembali. "Saya datang membawa sebuah kabar."

Yllarxa memperhatikan wajah pria tua itu. "Kabar apa yang paman sampaikan?"

Sebastian menjawab dengan tenang. "Beberapa prajurit yang baru kembali dari patroli antarkonstelasi membicarakan sebuah rumor. Mereka mengatakan... Konstelasi Draco saat ini membuat banyak orang kebingungan."

Yllarxa sedikit terkejut. "Draco?"

Sebastian menganggukkan kepala. "Wilayah yang biasanya sunyi itu... Kini terlihat bersinar sangat terang dari kejauhan. Seolah-olah... Banyak armada besar sedang berkumpul di sana."

Yllarxa kembali menoleh ke arah langit. Kini ia memahami mengapa cahaya Draco tampak berbeda. Bukan karena fenomena alam. Melainkan karena sesuatu sedang terjadi di sana. "Terima kasih atas informasinya, Paman Sebastian," ucapnya tulus.

Sebastian kembali membungkukkan badan. "Itu sudah menjadi tugas saya."

Tanpa membuang waktu lagi... Yllarxa segera berbalik dan berjalan cepat meninggalkan balkon. Gaun panjangnya berkibar mengikuti langkahnya. Ia harus segera menemui Oreons. Jika rumor itu benar... Maka sesuatu yang besar sedang terjadi di Konstelasi Draco. Dan sebagai Kaisar Galaksi, Oreons harus segera mengetahuinya.

Sementara Sebastian tetap berdiri di balkon. Pria tua itu memandang cahaya Draco dari kejauhan. Sorot matanya tenang. Jauh di dalam benaknya, ia merasakan firasat bahwa peristiwa yang sedang terjadi di konstelasi itu mungkin akan menjadi awal perubahan besar bagi seluruh galaksi.

More Chapters