Ficool

Chapter 711 - Menahan Tiga Zodiac

Di dekat bintang Antares. Lautan plasma merah terus bergolak. Semburan energi bintang menyapu ruang angkasa seperti badai kosmik yang tak pernah berhenti. Dan di tengah tempat yang bahkan armada besar enggan mendekat itu — seorang manusia berdiri menghadapi tiga Sacred Zodiac sekaligus.

Storm. Dengan Armor Ashura yang memiliki enam lengan. Ia melayang di ruang hampa. Di belakangnya, Ginga Stars terus bergerak menuju Antares bersama Arabels dan Proxi. Sementara di depannya — Cancer, Pisces, dan Scorpios bersiap menghentikannya.

"Aku akan menghancurkan armormu terlebih dahulu," ucap Cancer. Capit raksasa Zodiac itu mulai bersinar. Energi air kosmik berputar di sekelilingnya. Tekanan yang dihasilkan cukup untuk membuat ruang di sekitarnya bergetar.

Lalu — *WHOOM!! *

Cancer mengayunkan capitnya. Capit itu sangat besar. Dan sangat berat. Bahkan asteroid sebesar gunung dapat hancur hanya karena tersentuh olehnya.

Storm tidak menghindar. Ia menarik napas. Lalu menggerakkan keenam tangannya ke depan.

*BOOOOOOOM!! *

Benturan dahsyat mengguncang ruang angkasa. Tubuh Storm langsung terdorong mundur. Armor Ashura mengeluarkan suara peringatan. Retakan energi muncul di beberapa bagian pelindungnya. Namun — ia berhasil menahan serangan itu. Kedua kakinya membentuk pijakan energi di ruang kosong. Enam tangannya gemetar menahan tekanan luar biasa dari capit Cancer.

"Berat sekali..." gumam Storm. Dirinya terkejut. Ia tahu Zodiac kuat. Namun kekuatan fisik Cancer jauh lebih besar dari perkiraannya.

Di sisi lain. Cancer sedikit membelalak. "Hah?" Ia tidak menyangka manusia itu benar-benar menghentikan serangannya. Meski hanya sesaat. Meski dengan susah payah. Tetapi tetap saja — Storm berhasil menahannya.

---

Sementara itu —

Scorpios tidak berniat memberi kesempatan.

"Energi terdeteksi meningkat!" teriak Proxi dari dalam Ginga Stars.

Di depan. Mulut Scorpios mulai dipenuhi cahaya biru keunguan. Energi kosmik dalam jumlah besar berkumpul. Lalu —

*BOOOOOOOOOOM!! *

Sinar energi raksasa ditembakkan. Ruang angkasa seolah terbelah.

Storm langsung melepaskan capit Cancer. *WHOOSH!! * Tubuhnya bergerak ke samping dengan kecepatan penuh. Sinar itu meleset. Namun akibatnya tetap mengerikan. Cahaya ledakan memenuhi area sekitar. Untuk sesaat. Bahkan kilauan Antares kalah terang dibandingkan ledakan tersebut. Gelombang kejut menyapu ribuan kilometer. Pecahan asteroid langsung menguap. Debu kosmik lenyap tanpa bekas.

Storm menatap area yang baru saja terkena serangan. "Kalau itu kena..." gumamnya. Ia tidak melanjutkan kalimatnya. Armor Ashura mungkin tidak akan mampu menahannya secara langsung.

Scorpios tertawa puas. "Kau cukup cepat. Tapi berapa lama kau bisa terus menghindar?"

Storm tidak menjawab. Tatapannya justru berpindah ke Zodiac terakhir. Pisces.

Berbeda dengan dua rekannya. Pisces belum menyerang. Ia hanya mengamati. Dua ikan penjaganya terus berenang di sekeliling tubuhnya.

Storm mengernyit. "Kau tidak ikut?"

Pisces terdiam sesaat. Kemudian menjawab. "Aku masih berpikir."

Scorpios menoleh. "Berpikir?"

Cancer juga terlihat heran.

Pisces mengangguk pelan. Tatapannya masih tertuju pada Storm. "Aku tidak menyukai ini," katanya. "Kita adalah Zodiac. Kita seharusnya menjaga keseimbangan galaksi. Melindungi kehidupan. Termasuk manusia."

Suasana mendadak hening.

Pisces melanjutkan. "Dan sekarang kita bertiga justru menyerang satu manusia."

Cancer mendengus. "Dia mencoba mendekati Antares. Dia ancaman."

Pisces tidak langsung membantah. Karena memang ada benarnya. Namun tetap saja. Ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman. Storm belum menyerang sembarangan. Belum menghancurkan konstelasi. Belum mencoba melukai makhluk lain. Ia hanya berusaha mencapai Antares. Meski caranya sangat berbahaya.

Scorpios mengibaskan ekornya. "Jangan mulai lagi. Kita hanya menghentikannya."

Pisces menunduk. Ia mengerti alasan itu. Namun keraguannya belum hilang.

---

Sementara mereka berbicara. Storm diam-diam melirik ke belakang. Ginga Stars masih bergerak. Belum sampai. Masih membutuhkan waktu. Sedikit lagi. Hanya sedikit lagi.

Storm kembali menatap ketiga Zodiac. Enam tangannya mengepal. Aura merah Armor Ashura kembali meningkat. Tubuhnya terasa sakit setelah menahan serangan Cancer.

Ia tidak menunjukkan apa pun. Satu-satunya hal yang harus ia lakukan sekarang adalah bertahan. Sampai Ginga Stars mencapai Antares.

More Chapters