Ficool

Chapter 634 - Ksatria Pegasus

Di wilayah Ursa Major — pertarungan besar masih berlangsung. Langit kosmik dipenuhi benturan energi emas dan perak. Pegasus Wings dan Jenderal Thraxor bertarung tanpa memberi celah sedikit pun.

*CLAAANGG!! *

Pedang besar Thraxor bertabrakan keras dengan tombak perak Pegasus. Gelombang ledakan langsung menyebar ke seluruh area. Bahkan asteroid dan pecahan planet di sekitar mereka hancur berkeping-keping.

Pertarungan itu terus berlanjut semakin brutal. Pegasus melesat cepat menggunakan sayap armornya. Cahaya perak membelah ruang hampa. Sedangkan Thraxor menebaskan pedang raksasanya tanpa ampun.

*BOOOOOOMMMM!! *

Salah satu tebasan energi mereka meleset jauh. Dan menghantam sebuah planet kecil di kejauhan. Planet itu langsung retak. Lalu hancur perlahan menjadi debu kosmik.

Para prajurit dari kedua pihak langsung menegang melihatnya. Karena itu hanyalah serangan nyasar. Namun kekuatannya sudah mampu menghancurkan dunia kecil.

---

Di atas kapal utama Tartanos — Tyrannons memperhatikan duel itu dengan serius. Tatapannya perlahan berubah kagum. "…Luar biasa."

Ia tidak menyangka Pegasus mampu bertahan sejauh ini. Thraxor bukan jenderal biasa. Ia adalah salah satu monster perang utama kekaisaran. Namun Pegasus Wings — mampu mengimbanginya. Bahkan beberapa kali memaksa Thraxor mundur.

Tyrannons akhirnya tersenyum kecil. "…Jadi ini kekuatan ksatria suci Pegasus."

---

Di sisi lain — armada pemberontak Tartanos mulai bersorak penuh semangat. "Dia menahan Thraxor!" "Kita masih punya harapan!" "Maju terus!"

Moral mereka yang sebelumnya jatuh kini mulai bangkit kembali. Karena akhirnya — ada seseorang yang cukup kuat membantu mereka melawan kekaisaran.

---

Sementara itu — di tengah medan perang — Thraxor menatap Pegasus dengan mata tajam. Aura ganas mulai keluar dari tubuhnya. "…Kau lebih kuat dari yang kuduga."

Pegasus hanya memutar tombaknya santai. Sayap peraknya terbuka lebar di belakangnya. "Aku juga tidak suka melihat kekaisaran menindas galaksi." Tatapannya berubah serius. "Dan aku memilih berpihak pada mereka yang melawan."

Suasana perang kembali memanas. Duel antara ksatria suci Pegasus — dan jenderal perang kekaisaran — baru saja dimulai dengan sungguh-sungguh.

More Chapters