Ficool

Chapter 633 - Armor yang Tak Bisa Dihancurkan

Di sistem bintang Antares — dua raksasa terus bertarung di tengah cahaya merah kosmik. Tubuh besar Scorpios bergerak liar mengelilingi Ginga Stars. Monster Zodiac itu akhirnya berhasil melilit tubuh Mecha raksasa tersebut menggunakan ekornya yang panjang.

*KRAAAKKK!! *

Tekanan besar langsung membuat ruang di sekitar mereka bergetar. Scorpios menggeram puas. "…Tertangkap." Capit raksasanya perlahan bergerak menuju tubuh Ginga Stars. Berusaha menusuk dan menghancurkan armor Mecha itu dari jarak dekat.

---

Di dalam ruang kendali — alarm bahaya berbunyi tanpa henti. *WARNING! WARNING! *

Arabels langsung panik. "Storm! Ginga Stars mulai kehilangan kendali!" Monitor utama terus menunjukkan gangguan merah. Sistem pergerakan Mecha mulai melemah akibat tekanan Scorpios.

Berbeda dengan Arabels — Storm tetap duduk santai. Tatapannya bahkan masih tenang. Ia menoleh sedikit pada Proxi. "…Aktifkan mode pedang."

Proxi langsung memproses perintah itu. "Mode pedang diaktifkan."

Tak lama kemudian — cahaya biru muncul di tangan Ginga Stars. Dan perlahan — Mecha raksasa itu memanggil sebuah pedang besar.

*SHIIIIIINGGG!! *

Meski tubuhnya masih terlilit — Storm langsung menggerakkan Ginga Stars menebas ke arah Scorpios.

*SLAAAASSSHHH!! *

Tebasan energi biru memotong sebagian lilitan Scorpios. Monster Zodiac itu langsung melepaskan tubuh Ginga Stars dan mundur sedikit.

---

Namun — bukannya marah — Scorpios justru tertawa keras. "HAHAHAHA!!" Suaranya mengguncang Antares. Astralon dan armada Orion yang melihat dari kejauhan hanya bisa terdiam tegang.

Scorpios menatap Ginga Stars dengan penuh rasa tertarik. "…Menarik sekali." Tatapannya menyipit tajam. "Aku sudah mencoba menghancurkan tubuh Mecha itu — namun armor kalian terlalu keras." Capit raksasanya bahkan masih meninggalkan bekas percikan energi akibat benturan tadi. Scorpios menggeram kecil. "Seolah ada banyak lapisan kekuatan yang melindungi armor itu."

---

Di dalam Ginga Stars — Storm tersenyum tipis kecil. Sedangkan Arabels akhirnya sedikit lega melihat Mecha mereka masih bertahan.

Storm lalu mengangkat pedang besar Ginga Stars perlahan. Tatapannya kini mulai serius. "…Baru sekarang ada monster yang cukup kuat berhadapan denganku."

More Chapters