Ficool

Chapter 610 - Penguasa Dua Konstelasi

Di wilayah luar konstelasi Ursa Major — puing-puing kapal bandit masih melayang di ruang hampa. Pertarungan baru saja berakhir.

Zero berdiri diam dengan armor emas hitamnya yang dipenuhi cahaya samar. Di depannya — Jarien Visgo dan sisa anak buahnya melarikan diri dengan panik menggunakan kapal mereka yang rusak. Setelah dikalahkan Zero — mereka bahkan tidak berani menoleh ke belakang lagi.

Zero mendengus pelan. "…Pengecut." Ia perlahan menurunkan pedang energinya.

---

Di dalam kapal Nexus — beberapa kru akhirnya bisa bernapas lega. Napstylea meregangkan tubuh santai. "Syukurlah selesai juga."

Namun tiba-tiba — suara Roxis terdengar panik dari sistem utama kapal. "P-peringatan!"

Aryes langsung menoleh. "Ada apa?"

Layar radar utama mendadak dipenuhi gangguan aneh. Roxis berbicara cepat. "Ada beberapa keberadaan tidak terdeteksi muncul di dekat kita!"

Suasana kapal langsung berubah tegang. Zero juga langsung menoleh ke sekitar luar angkasa.

---

Dan saat itulah — mereka melihat seseorang.

Seorang pemuda duduk santai di atas asteroid besar sambil menopang dagunya. Seolah ruang hampa luar angkasa hanyalah taman biasa baginya. Pemuda itu tersenyum tipis. "…Lumayan juga." Tatapannya mengarah pada Zero. "Kau berhasil mengalahkan para bandit itu sendirian."

Zero langsung menyipitkan matanya. Ia bisa merasakan — pemuda itu sangat kuat.

Namun sebelum siapa pun berbicara — Rea yang melihat layar utama langsung membelalak. "…Tidak mungkin…"

Lira menoleh bingung. "Kau mengenalnya?"

Rea perlahan berdiri. "Itu — Arcas Ursa."

Seluruh kru langsung terdiam.

---

Arcas Ursa. Penguasa konstelasi Ursa Minor. Salah satu pemimpin wilayah kuat di galaksi.

Keterkejutan Rea belum berhenti. Karena tak jauh dari Arcas — berdiri seorang wanita anggun dengan gaun putih gelap yang berkibar lembut di ruang hampa. Aura keanggunannya terasa tenang namun sangat besar. Matanya memandang Nexus.

Dan saat melihat sosok itu — Rea semakin terkejut. "…Ratu Callisto…"

Wanita itu adalah Callisto Ursa. Ratu dari konstelasi Ursa Major. Wilayah tempat mereka berada saat ini.

---

Arcas melompat turun dari asteroid dengan santai. Berbeda dengan ibunya yang terlihat lembut — tatapan Arcas terasa jauh lebih tajam dan liar.

Ia tersenyum kecil sambil memasukkan tangannya ke saku. "Aku dan ibuku punya cara memimpin yang berbeda."

Callisto hanya menghela napas kecil mendengar ucapan anaknya.

Arcas melanjutkan tanpa peduli. "Ursa Major terlalu lembut." Tatapannya berubah dingin. "Di Ursa Minor — mereka harus terus berlatih hingga kuat." Aura berat mulai keluar dari tubuhnya. "Kalau lemah — maka mereka akan dibuang. Diasingkan ke planet mati."

Suasana di sekitar Nexus langsung terasa lebih berat. Dari cara bicara Arcas saja — jelas terlihat bahwa penguasa Ursa Minor itu bukan sosok yang mudah diajak bercanda.

More Chapters