Pertarungan di luar Ursa Major masih dipenuhi tekanan besar. Tyrannons berdiri sambil menarik napas berat. Sedangkan Thraxor tetap tenang dengan pedang raksasanya di tangan. Perbedaan kekuatan mereka terlihat jelas.
Namun — tiba-tiba — sebuah cahaya perak melesat dari kejauhan.
*SHHHHHHIIIIINGG!! *
Serangan cepat itu langsung menghantam Thraxor. Mata para prajurit membelalak. Thraxor langsung mengangkat pedang besarnya.
*CLAAAAANGG!! *
Benturan keras mengguncang ruang angkasa. Gelombang cahaya menyebar ke segala arah. Dan untuk pertama kalinya — tubuh Thraxor terdorong sedikit mundur. Meski hanya beberapa langkah — itu sudah cukup membuat armada kekaisaran terkejut.
Thraxor menyipitkan matanya. "…Siapa?"
---
Dari balik cahaya perak itu — muncul seorang pria dengan armor suci berwarna perak terang. Dua sayap armor besar terbentang di punggungnya. Aura sucinya terasa sangat kuat.
Di belakangnya — ratusan armada perang bercahaya mengikuti dengan formasi rapi. Simbol Pegasus terlihat jelas di seluruh kapal mereka.
Para prajurit kekaisaran langsung mengenali simbol itu. "Konstelasi Pegasus…?!"
Pria itu melayang tenang di ruang hampa. Lalu menoleh pada Tyrannons sambil tersenyum tipis. "…Kau terlihat cukup kewalahan."
Tyrannons membelalak kecil. "Pegasus Wings?"
Pria itu mengangguk pelan.
---
Pegasus Wings. Ksatria suci dari Konstelasi Pegasus. Pelindung wilayah suci di bawah kekuasaan Dewi Athera. Keberadaannya dikenal di seluruh galaksi sebagai simbol keadilan dan perlindungan.
Dan justru itulah yang membuat Tyrannons terkejut. Karena konstelasi Pegasus selama ini dikenal sangat dekat dengan kekaisaran. Wilayah mereka dipenuhi pendeta, kuil suci, dan tempat ibadah besar galaksi. Banyak orang percaya Pegasus pasti akan mendukung kekaisaran jika perang terjadi.
Namun sekarang — Pegasus Wings justru berdiri di pihak pemberontak.
Tyrannons menatapnya tidak percaya. "…Kau memihakku?"
Pegasus Wings perlahan menatap armada kekaisaran di depan mereka. Aura sucinya mulai menyebar. "Aku tidak memihak pemberontakan." Tatapannya berubah lebih serius. "…Aku hanya tidak ingin galaksi terus berjalan dengan ketakutan."
Suasana langsung menjadi sunyi.
