Ficool

Chapter 600 - Para Penguasa Galaksi

Istana utama Urco Tastarius kini mulai dipenuhi aura-aura besar dari berbagai penjuru galaksi. Kapal-kapal tamu terus berdatangan menuju area pendaratan kekaisaran. Prajurit kekaisaran berdiri berjajar rapi sambil menahan tekanan luar biasa dari para tamu yang hadir.

Karena kali ini — yang datang bukan sekadar pemimpin biasa. Melainkan para penguasa kekuatan besar di galaksi Bima Sakti.

Di gerbang utama istana — Rangers berdiri menyambut satu per satu tamu yang datang. Aura emasnya tetap stabil. Seolah tidak ada keberadaan yang mampu menggoyahkan dirinya.

---

Tamu pertama yang datang — adalah seorang wanita bergaun kerajaan merah keemasan. Ratu Seleneva Blazzeva. Penguasa konstelasi Aquila. Wajahnya anggun dan lembut. Namun tatapan matanya tetap menunjukkan kewibawaan seorang ratu galaksi. Di belakangnya — armada Aquila berhenti dengan tertib.

Tak lama kemudian — seorang pria muda berarmor putih perak melangkah masuk. Riga Auriga. Pangeran dari konstelasi Auriga. Aura bangsawannya terasa kuat. Meski terlihat muda — tatapannya tajam seperti pendekar perang.

Selanjutnya — seorang gadis berambut putih kebiruan berjalan melewati aula istana tanpa banyak bicara. Cecinus Cycnus. Putri dingin dari konstelasi Cycnus. Tatapannya datar dan hampir tidak menunjukkan emosi. Bahkan udara di sekitar tubuhnya terasa dingin.

Setelah itu — muncul seorang pria tua berjubah panjang hijau gelap. Greater Aterlift. Pemimpin bijaksana dari konstelasi Great Lift. Langkahnya tenang dan penuh wibawa. Aura kebijaksanaannya terasa berbeda dibanding pemimpin lainnya.

Tak lama — suasana sedikit berubah ketika seorang pria bertubuh tinggi dengan pakaian kerja logam memasuki istana. Xentra Kelrass. Pemimpin kelompok Star Miner dari konstelasi Scorpio. Tubuhnya dipenuhi bekas luka dan debu mineral bintang. Tatapannya keras seperti seseorang yang terbiasa hidup di wilayah berbahaya.

Lalu — seorang wanita tua berjalan perlahan sambil membawa tongkat kristal panjang. Namun meski disebut tua — wajahnya masih terlihat sangat anggun dan menggoda. Tieres Magilia. Penyihir dari Rhythm Lighthouse. Wilayah misterius di ujung galaksi yang dipenuhi monster buas dan makhluk mengerikan. Tatapan mata Tieres terasa dalam dan sulit ditebak. Bahkan beberapa prajurit kekaisaran langsung menunduk saat melihatnya.

Setelah itu — suara langkah logam berat terdengar memenuhi aula. Seorang pria besar berarmor teknologi hitam memasuki ruangan. Tarxos Seraphel. Pemimpin seluruh teknologi tempur galaksi. Mulai dari Mecha raksasa, kapal perang, robot tempur, hingga sistem senjata antarbintang. Matanya dipenuhi cahaya data hologram. Aura teknologinya terasa menekan.

Dan akhirnya — suasana aula berubah jauh lebih berat ketika tamu terakhir datang. Seorang pria berjubah emas dengan simbol singa berjalan perlahan memasuki ruang rapat. Leo. Pemimpin Sacred Zodiac. Penguasa terkuat dari dua belas zodiak rasi bintang. Tatapannya tenang. Namun aura yang keluar dari tubuhnya membuat beberapa pemimpin lain ikut memperhatikannya serius.

Leo bukan hanya simbol perdamaian. Ia juga dikenal sebagai salah satu petarung paling kuat di galaksi. Sacred Zodiac tidak berpihak pada siapa pun. Tugas mereka adalah menjaga keseimbangan dan perdamaian. Namun karena kekaisaran masih menjadi pilar utama kestabilan galaksi — Leo akhirnya memutuskan datang mewakili seluruh Zodiac lainnya.

---

Rangers menatap seluruh tamu yang kini telah berkumpul. Lalu ia berbicara dengan tenang. "Silakan memasuki ruang rapat."

Satu per satu pemimpin galaksi mulai berjalan memasuki aula utama. Mereka duduk di kursi masing-masing sesuai wilayah dan kekuasaan mereka.

More Chapters