Ficool

Chapter 599 - Pedang Emas Rangers

Ketegangan di halaman istana semakin membesar. Varanthavos dan Thexorgath saling meraung sambil memancarkan tekanan energi mengerikan. Para prajurit kekaisaran hanya bisa mundur perlahan. Tak ada yang berani mendekat. Jika dua monster galaksi itu benar-benar bertarung — halaman istana bisa hancur dalam sekejap.

Namun — tiba-tiba langkah kaki berat terdengar dari arah pintu utama istana.

*TAP… TAP… TAP… *

Aura besar perlahan mendekat. Lord Rylos dan Zavgath langsung menyipitkan mata mereka bersamaan.

Lalu — seorang pria berjubah armor emas muncul di depan pintu istana. Rangers Orithrosvar. Tatapannya tenang. Namun tekanannya terasa luar biasa.

Tanpa banyak bicara — Rangers mengangkat pedang emas besar miliknya. Lalu —

*DOOOOOOMM!! *

Ia menghentakkan bilah pedangnya ke lantai istana. Gelombang aura emas langsung menyebar ke seluruh halaman. Udara terasa berat. Tanah bergetar pelan.

Dan dalam sekejap — senyum Lord Rylos langsung menghilang. Zavgath juga membelalak kecil. "…Hah?"

Tekanan aura Rangers terlalu besar. Bahkan sebelum bertarung — hanya hawa dari pedangnya saja sudah menekan tubuh mereka.

Varanthavos meraung kesakitan. *GRAAAAAAAHHH!! *

Sementara Thexorgath mundur beberapa langkah sambil menggenggam kepalanya. Makhluk itu bahkan tampak gemetar.

---

Para prajurit kekaisaran ikut terdiam. Mereka tahu — Rangers belum benar-benar serius. Ia hanya memperlihatkan auranya sedikit. Namun itu saja sudah cukup membuat dua pemimpin kelompok galaksi tertekan.

Cahaya emas samar terus mengelilingi tubuh Rangers. Aura sucinya terasa menekan hingga ke jiwa. Kekuatan biasa sama sekali tidak akan mampu melawannya.

Rangers akhirnya membuka mulutnya dengan nada tenang. "Jika kalian ingin bertarung…" Tatapannya mengarah pada Lord Rylos dan Zavgath. "…lakukan setelah rapat selesai."

Hening sesaat memenuhi halaman istana.

Lalu Rangers menarik pedangnya perlahan. Tekanan besar itu sedikit menghilang. "Masuklah ke ruang rapat. Tunggu tamu lainnya datang. Aku masih harus menyambut peserta lain."

Lord Rylos mengepalkan tangannya pelan. Namun ia tahu — melawan Rangers sekarang hanyalah bunuh diri.

Zavgath juga menyadari hal yang sama. Perbedaan kekuatan mereka terlalu jauh.

---

Akhirnya — kedua pemimpin itu terpaksa menahan emosi mereka untuk sementara. "…Cuih." Lord Rylos melompat turun dari Varanthavos. Sedangkan Zavgath memanggil kembali Thexorgath ke dalam segelnya.

Meski keduanya masih saling menatap tajam — tidak ada yang berani bergerak lagi. Hanya dengan berdiri di sana sambil memegang pedangnya — Rangers sudah menekan mereka hingga tidak mampu melawan dengan kekuatan biasa.

More Chapters