Ficool

Chapter 585 - Zero Melesat

Konstelasi Ursa Major — hamparan bintang besar memenuhi luar angkasa dengan cahaya kebiruan yang terang. Kapal antariksa Nexus baru saja memasuki wilayah utama konstelasi itu.

Namun — alarm bahaya langsung berbunyi keras di seluruh kapal.

*WEEEOOOONN!! *

Aryes langsung berdiri dari kursinya. "Ada banyak objek mendekat cepat!"

Layar radar dipenuhi titik merah. Belasan kapal kecil muncul dari balik asteroid di sekitar jalur Nexus. Bentuk mereka kasar dan dipenuhi senjata berat. Mereka bandit angkasa.

Violys segera menganalisis data mereka. "…Mereka bukan perompak biasa. Mereka mengincar inti mesin Nexus."

Lira sedikit terkejut. "Inti mesin?"

Violys mengangguk. "Kalau berhasil dijual di pasar internasional galaksi — harganya bisa mencapai miliaran kredit."

Suasana ruang kendali langsung menegang. Di layar utama — kapal-kapal bandit mulai mengelilingi Nexus.

Aryes segera menoleh ke belakang. "Zero. Napstylea. Kalian turun."

Napstylea yang sedang duduk santai dekat jendela langsung menghela napas panjang. "…Hah?" Ia melirik armor silver miliknya yang masih penuh retakan kecil. "Aku ingin istirahat. Armor-ku hampir hancur setelah melawan Gyroll."

Aryes terlihat sedikit kesal. "Sekarang bukan waktunya bermalas-malasan."

Namun Napstylea hanya memejamkan mata sambil bersandar santai. "Aku tetap tidak mau."

Aryes akhirnya mengalihkan pandangan pada Zero.

Zero berdiri perlahan dari tempat duduknya. Armor emas hitamnya masih terlihat rusak di beberapa bagian. "…Baik."

---

Rea yang sejak tadi memperhatikan akhirnya melangkah maju. "Aku akan membantu."

Zero langsung menolaknya. "…Tidak perlu."

Rea sedikit terdiam.

Zero menatapnya sekilas. "Bertarung bersama gadis sepertimu hanya akan membuatku terlihat lemah."

Suasana langsung menjadi hening sesaat. Jester bahkan tertawa kecil mendengar ucapan itu. "…Kau benar-benar pria sejati."

Rea terlihat sedikit kesal. Namun Zero sama sekali tidak peduli. Ia langsung berjalan menuju pintu peluncuran.

---

*SHHHTTTK!! *

Pintu luar Nexus terbuka perlahan. Angin energi luar angkasa langsung berhembus keluar.

Zero memakai helm armornya. Mata armor emas hitam itu mulai menyala merah.

Lalu —

*BOOOOSSHH!! *

Zero langsung melesat keluar dari Nexus dengan kecepatan tinggi. Cahaya emas hitam membelah gelapnya luar angkasa.

More Chapters