Ficool

Chapter 558 - Ledakan dari Dalam

Di dalam kapal armada perompak — Violys akhirnya berhasil memasuki ruang kontrol utama.

Pintu terbuka. Layar besar memenuhi ruangan. Data armada mengalir cepat. Langkah Violys sempat terhenti. Layar radar menunjukkan sesuatu yang baru. Armada asing. Dan tiga sosok — yang tidak dikenalnya.

"…Siapa mereka…" Ia menyipitkan mata. Pertempuran di luar berubah kacau. Namun Violys segera menarik napas. "…Bukan urusanku sekarang."

Ia langsung bergerak menuju panel utama. Tangannya bekerja cepat. Sistem keamanan mencoba menolak akses. Namun Violys terus memaksa.

"Kalau kapal ini lumpuh…" Kode demi kode muncul. "…mereka kehilangan satu pusat kendali."

Alarm kapal langsung berbunyi. "SISTEM TIDAK STABIL. REAKTOR TERGANGGU."

Violys membelalak sedikit. "…Lebih cepat dari perkiraanku." Lampu mulai berkedip. Beberapa panel meledak kecil. Ia langsung berbalik. "Ini sudah cukup."

Tanpa membuang waktu — Violys berlari keluar. Lorong kapal mulai kacau. Para perompak panik. "Ada penyusup!" "Reaktor rusak!" Namun Violys sudah melesat cepat.

---

Ia keluar melalui jalur darurat. Menuju — Minor 4 X2 yang masih tersembunyi di sisi kapal. Pintu terbuka otomatis. Violys langsung masuk. "Minor, hidupkan mesin."

Sistem kapal kecil menyala. Tepat saat Minor 4 X2 menjauh —

*BOOOOOOMMMMM!!! *

Ledakan besar mengguncang ruang hampa. Salah satu kapal armada perompak — hancur berkeping-keping. Api dan pecahan logam menyebar ke segala arah. Gelombang ledakan menghantam kapal-kapal di sekitarnya.

Para perompak langsung panik. "…Apa?!" "Kapalnya hancur?!"

---

Di tengah medan perang —

Gyroll menoleh. Ekspresinya sedikit berubah. "…?"

Napstylea yang masih terluka juga melihat ledakan itu.

Di dalam Nexus —

Aryes membelalak. "…Violys berhasil…"

Lira menghela napas lega. "…Dia benar-benar melakukannya."

---

Sementara itu — para perompak mulai kacau. Karena kapal armada bagi mereka — bukan sekadar kendaraan. Itu simbol kekuatan. Kini — salah satunya dihancurkan dari dalam. Moral mereka mulai goyah.

Gyroll menatap pecahan kapal yang terbakar. Matanya menyipit dingin. "…Jadi ada tikus."

Namun di kejauhan — Tyrannons justru tersenyum tipis. "…Bagus."

Pertempuran tidak lagi sepenuhnya berpihak pada para perompak.

More Chapters