Ficool

Chapter 557 - Kedatangan Para Pewaris Bintang

Di ruang hampa — Gyroll masih mencengkeram leher Napstylea. Retakan di armor semakin melebar. Napstylea hampir kehilangan kesadaran.

Namun — tiba-tiba — radar seluruh armada berbunyi keras.

"DETEKSI BARU!"

Satu. Dua. Puluhan. Lalu — ratusan titik muncul. Semua mendekat dengan cepat.

Para perompak terkejut. "…Apa lagi sekarang?!"

Di kejauhan — cahaya-cahaya mulai muncul dari kegelapan. Kapal. Banyak kapal. Formasi mereka rapi. Terorganisir. Dan dalam sekejap — mereka mengepung area pertempuran.

Gyroll sedikit menoleh. Matanya menyipit. "…?"

---

Di kapal terbesar —

Tiga sosok berdiri di bagian depan. Berwibawa. Tenang.

Yang pertama — seorang pemuda berjubah armor gelap dengan mata tajam. *Tyrannons Galactive. * Putra dari — Oreons Galactive. Namun berbeda dari ayahnya — ia memilih membelot. Melawan kekaisaran galaksi.

Di sampingnya — seorang pria dengan mantel bangsawan hitam gelap. Tatapannya tenang seperti langit malam. *Astralon Volta. * Pangeran dari kerajaan konstelasi Orion — Betelgeuse.

Dan yang terakhir — seorang wanita berambut putih dan bermata emas terang. Mengenakan armor elegan dengan simbol bintang. *Rea Yellowgrid. * Putri dari kerajaan VV Cephei di wilayah Cepheus.

Tiga pewaris dunia berbeda. Tiga anak muda — yang dianggap nekat. Namun tetap berdiri — melawan kekaisaran galaksi.

---

Di armada perompak — beberapa mulai panik. "…Pemberontak galaksi…" "…Kenapa mereka ada di sini?!"

Sementara itu — Gyroll masih diam. Napstylea perlahan membuka matanya. Melihat cahaya armada baru.

Lalu — dalam sekejap —

*WHOOSH!! *

Satu sosok melesat turun. Cepat seperti meteor.

*CLANG!!! *

Pedang besar menghantam Gyroll. Memaksanya melepas Napstylea. Ledakan energi mengguncang ruang hampa.

Napstylea terpental menjauh — namun berhasil selamat.

---

Di depan Gyroll kini — berdiri seorang pemuda. Jubah armornya berkibar. Pedangnya masih menyala.

Tyrannons Galactive.

Tatapannya dingin. "…Merompak kapal yang melintas." Ia mengangkat pedangnya perlahan. "…Kau masih melakukan hal menjijikkan seperti biasa."

Gyroll menatapnya tanpa ekspresi. "…Putra pengkhianat."

Tyrannons tidak terpancing. "…Aku tidak peduli dengan kekaisaran ayahku." Energi mulai keluar dari tubuhnya. "…Tapi aku muak melihat bajak laut sepertimu bebas menghancurkan siapa saja."

Di belakangnya — armada pemberontak mulai mengaktifkan senjata. Astralon dan Rea ikut maju. Tatapan mereka serius.

---

Kini — medan perang berubah total.

More Chapters