Ficool

Chapter 338 - Tempat yang Mutlak

Tempat yang mutlak. Segala sesuatu bersifat diluar pemahamahan manusia, hanya tercipta oleh kehendak seseorang.

Memiliki wujud tidak terbatas dan tidakn bisa dijelaskan berlebihan. Semuanya segera terbentuk dengan persegi-segi. Lalu dimensi itu berubah-ubah... Sesuai kehendaknya.

Tesseract. Nama dimensi ke empat. Dimana Tesseract berasal.

Awalnya Tesseract bisa berada di bumi karena melihat celah portal sisa dari dimensi ruang dan waktu. Seperti ada seseorang yang tak sengaja meninggalkannya.

Tesseract memburu manusia bernama Storm Realms, dia bisa menjadi ancaman bagi keseimbangan alam semesta beserta dimensi lainnya.

BOOM!

"Glyzier Slasher"

Storm memanggil pedang es miliknya, lalu bergerak maju ke depan.

Namun.

BLARR!

Tesseract tidak bergerak. Cukup menatap saja untuk mementalkannya.

"Teknik rendahan itu tak ada gunanya didepan makhluk dimensi sepertiku."

Storm kembali bangkit dengan wajah kesal.

Percuma saja dia mengerahkan banyak tekniknya. Dari Armor Scarlet slycrimson, hingga Ice Emperornya.

Semuanya sia-sia saja.

"Teknik rendahan kau bilang? Baiklah, akan aku tunjukkan siapa sebenarnya diriku."

Storm berucap lantang, lalu bersiap memanggil kekuatan lainnya.

Tesseract menoleh ke berbagai arah. Dia bingung... Kenapa semua hawa keberadaan yang dirasakannya seperti tertarik oleh benda sesuatu.

Tapi mendadak Tesseract kaget.

"Potential Black Hole."

Sebuah Black Hole raksasa super massif, berada di angkasa. Sontak saja Tesseract bertanya-tanya.

"Tidak, bagaimana mungkin dia bisa memanggil benda luar angkasa mematikan itu? Ditambah ini adalah dimensiku?"

Storm berdiri dibawah Black Hole raksasa yang dia panggil.

"Seperti ilusi namun tidak nyata. Aku akan menghabisimu makhluk jelek."

Storm tidak bisa tertarik oleh gravitasi Black Hole panggilannya. Bukan tanpa sebab, karena dia sendiri adalah wujud Black Hole teesebut.

Dengan kata lain, jika Storm terseret masuk ke dalam Black Hole maka dia tidak kenapa-napa.

Hanya berpindah tempat berbeda saja, lalu kembali bangkit kedalam dirinya sendiri.

More Chapters