"Hei, Sindella, kebetulan sekali! Apakah kamu ingin naik gerbong milikku? Aku jamin kamu akan merasa sangat nyaman." Tiba-tiba terdengar suara dengan nada bercanda.
Seorang pria berjanggut menjulurkan kepalanya dari dalam gerbong, matanya terlihat berapi-api ketika melihat Sindella yang glamor.
"Sayang, siapa pria ini?" Menyambut kedatangan pria itu, Yves mengerutkan keningnya.
"Yves, dialah orang yang mengejarku, Thomas, kepala keluarga Constantine." Kata Sindella dengan nada pelan.
Thomas? Kok namanya sama seperti nama Ayah Batman? Jika tidak salah, Thomas Constantine ini juga bernasip buruk sama seperti Thomas Wayne. Satu dibunuh oleh pembunuh berantai, dan satunya lagi dibunuh oleh putranya sendiri.
Ketika Thomas melihat bahwa Sindella mengikuti pria pirang layaknya seorang kekasih, rasa marah dan cemburu mulai meluap dari dalam dada Thomas.
"Nak, siapa kamu?! Pergi, Sindella adalah wanitaku!"
*Boom!*
Tiba-tiba, sebuah sihir es dilemparkan. Gerbong mewah yang sebelumnya terbang di udara langsung membeku menjadi es!
Sebuah Portal muncul tepat di bawah gerbong tersebut, kemudian gerbong itu diteleportasi dengan kecepatan tinggi ke kaki gunung.
Gerbong es yang telah dibekukan menghantam tanah dengan suara keras! Bahkan jika orang di dalamnya tidak mati, dapat di pastikan bahwa mereka akan menerima luka-luka.
Meraih tangan kecil Sindella, Yves berkata, "Sayang, aku akan selalu melindungimu. Jika ada orang yang ingin menyakitimu, maka beri tahu aku, aku tidak akan membiarkan mereka mendekat sebelum melangkahi mayatku!"
Sindella yang tersentuh atas pengakuan Yves langsung mencium pria itu dengan penuh gairah. Di sisi lain dia juga terkejut, tak di sangka pria ini mampu melemparkan sihir bahkan tanpa mengucapkan mantra! Hebatnya lagi, dia tidak merasakan fluktasi sihir sebelum sihir es itu terjadi.
Ketika gerbong ajaib itu hancur, pria paruh baya berjanggut berpakaian khas para penyihir terbang ke udara.
"Nak, apakah kamu ingin mati?! Beraninya kamu menyerangku!" Tongkat sihir diayunkan dalam gerakan memutar, kemudian misil yang murni terbuat dari sihir dilontarkan ke arah Yves.
"Yves, awas!" Sindella berteriak.
Menoleh ke belakang, Yves segera membuka Portal sambil terbang ke arah bawah. Misil misterius yang sebelumnya mengejarnya kini telah di teleportasikan tepat ke arah punggung Thomas!
Thomas tak menyangka bahwa bajingan kecil itu sangat mahir dalam sihir Spasial! Buru-buru, Thomas mewujudkan sihir pertahanan.
*Boom!*
Sihir misterius yang kuat itu langsung merobek sihir pertahanan lawan.
Mewujudkan Rudal lain yang terbuat dari sihir, Thomas melemparkannya ke Yves, kali ini dengan kecepatan yang lebih cepat.
Yves bermanufer dengan lihai, menghindari serangan itu dengan cukup mudah.
Memfokuskan Devine Power ke kedua tinjunya, cahaya berwarna oranye terang tewujud seperti halnya sarung tangan tinju.
Di bawah sinar matahari keemasan, kekuatan Yves diaktifkan secara sepenuhnya, kemudian dia membombardir Thomas dengan tinju berkecepatan super!
*Pssh!*
Tubuh Thomas meledak menjadi asap. Benar, Thomas yang terkena serangan itu tak lain adalah klon!
Thomas yang asli muncul tak jauh sambil menyeringai puas, kemudian tongkat sihir-nya bersinar dengan cahaya guntur yang meledak-ledak.
*Zapp!*
Udara dingin pegunungan di tebas oleh arus listrik yang ganas. Kilatan setebal ular melaju ke arah Yves secepat suara, siap untuk memanggang pria itu menjadi arang!
Menghadapi serangan ini, Yves tidak berniat untuk menghindar. Mengaktifkan mode zirah ke seluruh tubuhnya, Yves menerima serangan itu dengan Devine Power yang terkonsentrasi secara sepenuhnya.
Berkat zirah sihir ini, elemen guntur mematikan lawan dikurangi secara signifikan, menyisahkan tegangan stabil yang masih dapat diterima oleh tubuh Yves.
Suara bising dari elemen guntur terdengar sangat keras. Arus listrik yang mengenai tubuh Yves mulai menyebar ke seluruh tubuhnya, anehnya, Devine Powernya membantu tubuhnya mengkonfersi energi ini untuk memperkuat tubuh!
Thomas memandang pria yang tersambar guntur itu sambil menyeringai. Dengan sihir seperti ini, dapat dipastikan bahwa dia akan mati!
Guntur merupakan salah satu sihir yang paling merusak. Bahkan jika lawan mencoba kabur menggunakan Portal, guntur itu mampu mencapai mereka lebih cepat!
Mengepalkan tinjunya dengan erat, Yves menahan tegangan tinggi ini sambil mencoba menenangkan pikirannya. Setiap detik, Devine Power merubah sihir lawan menjadi kekuatannya sendiri.
Lemak tubuh tak berguna perlahan diubah menjadi nutrisi bagi otot, organ-orang dalamnya juga mulai diperkuat. Dengan senang hati, Yves menerima hujan guntur ini layaknya Dewa Guntur yang sebenarnya!
Menyaksikan hal ini, jantung Sindella hampir melompat keluar! Meskipun guntur itu memiliki kemungkinan untuk melukai kekasihnya, tapi dia tahu bahwa duel antar penyihir menyangkut harga diri.
Nyawa memang penting, tapi harga diri lebih penting dari nyawa!
Para penyihir lain yang melihat duel terjadi memutuskan untuk melihat. Ketika mereka tahu bahwa Thomas yang sedang berduel, mereka memutuskan untuk melihat lebih dekat.
Ribuan meter di atas lokasi duel, seorang wanita dengan temperamen tenang menyaksikan duel yang terjadi di bawah gunung. Meskipun puncak gunung sangat jauh dari lokasi duel itu, wanita itu anehnya mampu menyaksikan dengan sangat jelas.
Beberapa kali, wanita itu melirik penyihir unik bernama Yves, seolah-olah ada sesuatu yang istimewa tentang pria itu.
Berkat pengawasannya, dia tahu bahwa pria itu berkontribusi besar dalam melawan invasi Iblis jauh-jauh hari sebelumnya.
Sejujurnya dia merasa lelah, lelah secara fisik dan mental setelah menjaga Bumi selama ribuan tahun. Jika bisa, dia sangat ingin membuang gelar 'Sorcerer Supreme' lalu menjalani hidup sebagai wanita biasa...
Accesss 230 extra chapters here: patréon.com/mizuki77
