Ficool

isekai

cakra aji sang pendekar

beberapa tahun kemudian dipadepokan Ki Rawas Septo sedang membaca dan mengamati kitab wasiat yang dimana kitab tersebut berisi kitab untuk kesaktian dan berbagai macam gerakan beladiri yang bias mengendalikan emosi, ego, amarah dan pengobatan. Lalu tiba-tiba Angkara Durja Geni mengetuk ruangan Ki Rawas Septo dan memberikan minuman kepada Ki Rawas Septo dimana didalam minuman tersebut sudah diberikan racun tanpa sepengetahuan Ki Rawas Septo. Sehingga Ki Rawas Septo mengalami keracunan sampai kritis. "Bruukkk… aaaaaa.. apa yang kamu lakukan?, kamu akan mendapatkan ganjaran kelak."?? ucap kirawas septo sembari menunjuk dengan tangan bergetar kearah angkara durja geni. "Aaaa.. ampun Mbah guru, minuman ini sebenarnya bukan saya yang membuat tapi Panji Kencana yang memberikan ke saya untuk mbah guru."?! jawab angkara durja geni sembari tersenyum palsu seakan-akan prihatin dan terkejut.Tiba tiba muncul panji kencana ingin menghampiri Ki Rawas Septo untuk menanyakan kepada ki rawas septo perihal latihan besok, tetapi tanpa diketahui panji kencana kalau ki rawas menerima minuman yang baru saja dibuat oleh panji kencana dan angkara dengan baik hati membantunya memberikan minuman itu kepada ki rawas septo,lalu panji kencana mencoba membantu dan mengobati Ki Rawas Septo, namun tiba-tiba Ki Rawas Septo mendorong Panji Kencana karena sudah terhasut oleh Angkara Durja Geni hingga membuat Panji Kencana bingung atas Ki Rawas Septo yang sangat marah terhadap Panji Kencana. Angkara Durja Geni pun hanya tersenyum sinis dan pura-pura khawatir terhadap Ki Rawas Septo. "Lebih baik kamu pergi dari sini, karena suatu saat akan terjadi apa yang telah kamu lakukan terhadap saya." ucap kirawas septo yang memarahi panji kencana karena dihasut oleh angkara durja geni dengan tangan bergetar menunjuk panji kencana. "Maaf mbah guru, mohon dijelaskan apa yang telah terjadi hingga mbah terluka seperti ini dan menyalahkan, saya?." jawab panji kencana yang tidak mengetahui apa yang terjadi dan apa yang dialami kirawas septo kemudian kirawas langsung berkata. "Pergi dari sini, saya tidak akan pernah menganggap kamu sebagai murid dengan apa yang telah kamu lakukan terhadap saya."!! ucap kirawas septo lantang dengan menatap tajam kearah panji kencana dan sangat marah dan tidak menyangka apa yang dilakukan panji kencana. "Tapi mbah, saya benar benar tidak mengerti apa yang telah terjadi dan apa yang saya lakukan. Kalau saya benar-benar salah saya minta maaf."!! jawab panji kencana sembari meneteskan air mata serta tidak tahu apa, dan kenapa kirawas septo bisa marah.Kemudian panji kencana dengan berat hati meninggalkan padepokan setelah dirinya diusir oleh Ki Rawas Septo yang dihasut Angkara Durja Geni, sehingga membuat mengambil keputusan tanpa berpikir. kemudian Ki Rawas Septo mencoba mengobati dirinya sendiri dengan melakukan bersemedi hingga mencoba memulihkan diri dari racun yang berada dalam tubuhnya, tiba-tiba saja ada seseorang yang menikam dirinya dari belakang memakai topeng tanpa memperlihatkan wajahnya dan kemudian Ki Rawas Septo mencoba melakukan perlawanan hingga ki rawas septo berhasil memberikan pukulan kepada angkara durja geni, namun seseorang yang memakai topeng itu dengan liciknya menusuk dengan pisau yang telah ditaburi racun. Lalu ki rawas septo dengan perlawanannya yang gesit walau diracuni juga ki rawas septo berhasil membuka topeng dan mengenali orang yang dibalik topeng itu. "Laaaa..llaaaaaa…llaaaaaknaaaaatt kamu Angkara Durja Geni. Ternyata semua ini adalah perbuatanmu, apa tujuan kaa…kaaammuu melakukan semua ini??!." kata kirawas septo yang terkejut dan sangat murka atas apa yang dilihatnya. "Heehhheeehhheeee…. Itu adalah kebodohanmu pak tua!. Karena kamu mengajari aku ilmu tidak setinggi apa yang kamu ajarkan kepada Panji Kencana."!! kata angkara durja geni sembari menyeringai licik menatap kirawas yang tengah tak berdaya. "Jaaadd…jjaaaaaddd… jaaaadddiiii kamu, kamu yang melakukk…kan hal itu, memberikan racun pad
E_Supriadi · 193 Views