Ficool

Chapter 7 - Ujian

Aria berhenti tiba-tiba.

Menjatuhkan tasnya.

"Ambil."

Frank menegang.

"Jangan."

"Aku bilang ambil."

Nada suaranya berubah.

Lebih keras.

Lebih tajam.

Lebih… putus asa.

"Aku harus tahu…"

Frank menatapnya.

"Kamu bisa mati."

Aria tersenyum.

Pahit.

"Aku sudah mati sejak hari itu."

Sunyi.

Angin berhembus pelan.

Frank melangkah.

Satu langkah.

Lalu satu lagi.

Semakin dekat.

Semakin jelas—

Detak jantung.

Darah mengalir.

Kehidupan.

Makan dia.

Frank menggertakkan giginya.

"Aku… masih bisa…"

Langkah ketiga.

Matanya berubah.

Gelap.

Lebih dalam.

Aria tidak mundur.

Meski tubuhnya gemetar hebat.

"Lakukan," katanya pelan.

"Kalau kamu memang monster… buktikan."

Frank berhenti.

Hanya dua meter dari Aria.

Tangannya terangkat…

Hampir menyentuh wajahnya.

Lalu—

Ia mundur dengan kasar.

"AKU BUKAN MONSTER!"

Ia berteriak.

Lebih ke dirinya sendiri.

Daripada ke Aria.

Dan Aria…

Untuk pertama kalinya…

Menurunkan pisaunya.

More Chapters