Ficool

Chapter 1 - Akhir yang tak kunjung selesai

ALUR PERTAMA "HALUSIANI ATAU KENYATAAN"

Hari yang biasa, tidak ada yang spesial, awan yang gelap, wajah yang suram, seakan dirinya telah mati dari dalam. Bukan kah kamu ingin menjadi lebih kuat?

Terlihat seorang pemuda yang terkapar karna kelelahan oleh latihannya.

Diablo: "namamu adalah Hero bukan? Lantas mengapa engkau bertindak layaknya NPC " Sambil ternganga nafas nya ia hanya merengut.

(Hero) "Bercanda itu ada batasnya. Lagipula, bukan salahku memiliki nama Pahlawan, jika ingin protes, lakukan itu pada orang tuaku" Lalu bangun

(Diablo)"huh, kau tau bukan. Aku tak bisa melakukannya bukan"

Hero memandang keluar "lagi pula mengapa aku bicara pada diriku sendiri"

Diablo sebenarnya adalah nama yang aku Berikan kepada otak ku sendiri, aku percaya jika otak ku dan diriku adalah 2 kepribadian yang berbeda. Mengapa aku menamainya?, karna 95-99% manusia tidak pernah secara ilmiah menyebut otak mereka dengan sebutan seperti Diablo. Mereka lebih suka menyebutmu sebagai "aku"

Namun menurut diriku sendiri. Aku dan Diablo adalah hal yang berbeda.

(Hero) "sial mengapa hari senin begitu lama, apakah hari senin memiliki kutukan waktu?. "

Hero bersiap pergi ke sekolah, dirumah ia hanya bersama ayah dan neneknya. Dia juga sangat suka dengan senjata kuno, lebih tepatnya senjata yang terbuat dari bahan bahan dasar lalu diasah sehingga menciptakan maha karna yang sangat baik.

Sesampainya ia disekolah, ia hanya melakukan pengulangan yang sama. Sekolah, pulang, berlatih, game, tidur malam, repeat.

Sungguh hari hari yang menyedihkan.

Sejak SD ia selalu dibully, tak ada yang membelanya, Saat SMP ia mengikuti organisasi OSIS. Meski begitu bullying nya lebih parah, ia dibully 1 sekolah hanya karna ia mirip dengan seorang yang cacat yang terkenal di internet, tak sampai disitu bahkan guru guru pun tak ada yang membelanya.

(Hero) "mengapa orang orang sangat suka tertawa sembari memikirkan kata kata yang jahat untuk orang lain"

(Diablo) "itu salah mu sendiri, mengapa engkau tak mencoba untuk mengubah penampilan mu, dan berhenti berlagak seperti main character, sadarilah bahwa engkau itu lemah. Jika tidak memulai maka mengapa engkau mengeluh? "

(Hero) "ini semakin menyebalkan ketika engkau mengatakan kebenaran, baiklah baiklah aku akan berubah, tapi aku tidak janji bisa konsisten"

Setelah itu ia mulai sedikit demi sedikit berubah, ia berolahraga, tapi tidak konsisten. Ia mendownload aplikasi 70 hari six pack. (Diablo) "hahaha konyol sekali menginstal hal memalukan ini, lebih lucu lagi disaat ada orang datang engkau selalu bertingkah seakan tidak ada apa apa. Tidak papa engkau tak perlu malu hanya karna tak ingin orang mengetahui engkau berusaha berubah, hahaha sial ini lebih cringe dari pada yang kupikirkan "

Hero sembari memelakukan sit-up ke 15nya dengan amat bekerja keras hingga menyentuh angka 16 berkata "bukan kah ini lebih baik daripada tidak melakukan apa apa" Begitulah seterusnya.

Waktu berlalu begitu cepat hingga ia hampir lulus SMA sekarang ia duduk di kursi ruang tamu dengan lampu yang mati, cahaya dari pintu pintu menembus kaca walau mendung tak kunjung hilang.

Ia bertanya "hei Diablo, ini sudah 3 tahun bukan, mengapa tubuh ku masih biasa biasa saja?? " Dengan nada lemas dan suram. (Diablo) "karna engkau baru serius saat tahun ke 2 hingga sekarang, wajar saja, apalagi engkau begitu pilih pilih dalam makan, katamu ingin bulking, namun pola tidurmu juga sangat buruk, dengar ya, aku tahu kau ingin menjadi kuat, pedang latihan mu saja beratnya 3,9kg. Sedangkan katanamu 2,5kg, belum lagi longsword yang hanya 1kg. Kau yang dulu pasti tak bisa mengayunkan nya, Bukankah ini kemajuan signifikan?"

(Hero) "mungkin kau benar, tapi hatiku tidak puas. "

(Diablo) "kau terlalu sering melihat anime bertema fantasy, action dan drama. Wajar jika emosimu tak stabil, karna engkau menginginkan kekuatan karna motivasi, bukan ambisi. Hero oda Akira benar bukan?, kekuatan itu tidak bisa didapatkan secara instan, tidak bisa didapatkan hanya dengan latihan keras"

(Hero) "AKU TAU. " Teriaknya begitu keras, air matanya mulai menetes, ia menyadari betapa bencinya ia dengan dunia ini. Ia tak bisa melihat dunia seberwarna dulu.

(Diablo) "engkau marah karna engkau tak menemukan keindahan seperti dunia itu?, Hero dengar aku tau dunia yang kau inginkan itu begitu hangat, berwarna, angin yang sepoi sepoi, bunga mekar dimana mana, padang rumput yang indah. Tapi didunia kita sekarang walaupun engkau pergi ketempat itu, engkau hanya tetap melihat nya dengan kelabu"

(Hero) "ya benar, hatiku mungkin sudah mati, TAPIII. AKU BENAR BENAR INGIN, SETIDAKNYA SEKALI SAJA. WALAU DALAM MIMPI, AKU INGIN SAAT AKU TERBANGUN. AKU, melihat pohon yang bergerak karna angin, mendengar suara kicauan burung, hingga bertemu dengan seorang pedagang yang menyelamatkan ku didunia yang asing, AKU TAU ITU TAAKAN TERJADI. jadi Diablo, aku akan menerima kenyataan ini, aku mengerti mengapa aku tak dikirim ke dunia sperti itu" Walau aku pergi ke dunia itu, aku hanya tetap menjadi pemalas. Sejak saat itu Diablo tak pernah berbicara dengan Hero.

Hari Minggu. Hero berlatih seprti biasa, mengayunkan pedang sebanyak yang ia bisa, hingga menampar lampu dirumahnya. Ketika ia tak sengaja menampar lampu tersebut matanya tiba tiba blank!!!

(Hero) "Sial mengapa pandangan ku menjadi putih, ha huh. Hero tiba tiba merasa kakinya mengenai sesuatu yang tajam tapi tak melukainya, terdengar juga suara seperti ombak laut. " Sial apakah aku mulai berhalusinasi " Hero membuka matanya perlahan dan berkata dengan nada pelan "A-a, apa apaan ini, apakah ini halusinasi tingkat berat?. Pasti karna shock oleh pecahan lampu tadi" Sembari memegang kepalanya.

(Hero) "tunggu, perasaan begitu nyata ini, tangan ku juga masih memegang pedang yang tadi. Sensasi rumput ini.....!!!! Jangan panik, tunggu bukan kah ini seperti koma??" Koma dapat membuat mimpi begitu nyata karna koma memaksimalkan ilusi yang tak bisa dibuat saat tidur.

(Hero) "berarti, sekarang aku pasti ada di rumah sakit"

Tiba tiba seseorang datang, (pria misterius) "oh apakah engkau yang disebut [Among]? "

(Hero) among? Maksudnya diantara sesuatu?, mirip seperti game among us? "Maaf tuan, aku tak mengerti apa yang engkau bicarakan, paling ini juga bagian dari imajinasi ku ".

(Pria misterius) " Hohoho, dari baju mu yang aneh, membawa sebilah pedang, rambut hitam, kulit sawo matang, sepertinya engkau memang among"

(Hero) "ya ya ya terserah kau aku akan menikmati mimpi ini sembari menunggu bangun dari koma"

(Pria misterius) "mimpi apa maksudmu? "

(Hero) "lihat, npc di dalam mimpiku bertanya apa maksudnya, jika ini mimpiku, bukan kah ini mirip lucid dream????"

Hero menyadari hal itu pun langsung membayangkan ada wanita cantik, sexy seperti elf muncul di hadapannya sembari memutup mata.

Pria misterius itu bingung. Saat membuka matanya Hero tidak melihat elf itu muncul.

(Hero) "aneh sekali, seharusnya ada elf cantik kan sexy muncul. "

(Pria misterius) "bicara apa kau ini, ini adalah tanah kejatuhan, tidak mungkin elf bisa hidup di tempat gila ini"

(Hero) "eh tanah kejatuhan?? "

Hero semakin bingung, karna seharusnya di mimpinya semua akan menjadi kenyataan saat ia bayangkan. Seharusnya orang yang ada dalam lucid dream sangat kuat karna imajinasi mereka.

(Pria misterius) "Among, adalah mereka yang tidak memiliki tujuan hidup, merek selalu mengeluh akan hidup mereka, maka disaat puncak keputusasaan ia terjatuh kedalam jurang yang amat dalam di hatinya.

Menarik perhatian para setan untuk menyeret mereka ke alam lain"

Hero mulai berkeringat dingin sembari berkata "apa maksud mu, setan?, tanah terkutuk?. Apa itu apa apaan itu. Pria misterius itu menyuruh Hero untuk melihat sekeliling dengan seksama.

Hero merasa mual, karna banyak tumpukan mayat manusia yang tidak utuh dan terbilang absurd karna tubuh mereka menyatu dan tidak sempurna.

(Hero) "apakah aku benar benar diseret oleh setan? UNTUK APAA" Sembari ketakutan dan panik. Ia menatap pria misterius itu dengan tatapan takut, perasaan hampa itu berubah menjadi rasa takut yang mendalam.

Terdengar suara mayat yang merintih kesakitan dan tak berdaya, tubuh mereka memerah, menyatu dengan mayat yang lain.

(Hero) "bagaimana bisa seseorang tidak mati dalam kondisi itu"

(Pria misterius) "mereka sama seperti mu diseret oleh setan, namun tidak tepat jika diseret. Lebih tepatnya engkau mungkin adalah pejuang yang dipilih setan, untuk memberikan ia kebebasan. Alasan mayat mayat itu tetap hidup, karna mereka memiliki keabadian yang tak kekal"

Ini merujuk pada keabadian yang tak bisa meregenerasi tubuh nya. Mereka semua gagal membebaskan setan, lalu setan mengutuknya dengan memunculkan makhluk abbys dari kulit mereka dan mulai mencabik cabik mereka.

(Hero) "maksud mu sekarang aku harus melakukan hal yang tidak kuketahui apa itu? Lalu menjadi seperti merekaaa?? . TIDAKKK TIDAKKK AKU TIDAK INGIN TUGAS MENGERIKAN INI" Sambil berlari dan menangis, bahkan sampai terjatuh jatuh. Lalu ia terpeleset oleh usus yang sudah membusuk dan ia berteriakk.

(Pria misterius) "menyerah lah Terima lah takdirmu, tidak ada yang bisa engkau lakukan selain melakukan apa yang ditakdirkan padamu"

Hero yang ternganga sembari menangis, melihat pedang nya. Aku tidak ingin menjadi seperti mereka ia menusuk perutnya dengan pedang tersebut.

Namun ia tak mati

Hero terkejut dengan rasa sakit yang luar biasa kuat, rasanya seperti terkena air panas yang sangat banyak.

Pria misterius itu tersenyum

"Sudah kuduga, setan telah memilih mu. Engkau telah diberikan keabadian. SEKARANG MASUKAN KEMBALI JEROAN MU KEDALAM PERUT, aku pasti akan membantu mu.

Mau tak mau hero menerima tugas tersebut dengan rasa takut, sedih, trauma. Dan membiarkan pria itu menjahit tubuhnya.

Setelah itu hero bertanya

"Apakah aku dapat lepas dari kutukan ini? "

Pria itu menjawab " hanya dengan engkau membebaskan setan, maka ia juga membebaskan mu, lihatlah tangan kiri mu. Tanda itu adalah tanda bahwa setan berjanji dengan mu"

(Hero) "SIALANNNN" Sembari menangis ia bersumpah akan membuat setan menjadi kacung nya dan membuatnya menjadi pembantunya selamanya.

BERLANJUT....

PERJALANAN KELUAR DARI TANAH TERKUTUK.

More Chapters