Ficool

Chapter 94 - Chapter 94

---

🔥🌙 CHAPTER 94 — "Red Moon Awakening, Jejak Frostveil, dan Dua Jenius Baru Lahir."

(Brutal — Emosional — Power Awakening)

Lokasi: Reruntuhan markas bayangan, 3 jam setelah Damien menguasai Hyper Mode Awal.

---

🌑 ADEGAN 1 — Damien Mengalami "Rebound Hyper Red Primordial"

Tubuh Damien bergetar.

Aura merah primal tiba-tiba meledak kembali keluar dari pori-porinya.

BOOOOM!!!

Lantai terbelah.

Darah keluar dari bibir Damien.

Damien:

"Ugh… ini—bukan… stabil… apa ini…?"

Suara Misterius muncul tepat di belakangnya.

Suara Misterius:

"Rebound.

Hyper Red Primordial tidak menerima tubuhmu sepenuhnya.

Kau memaksa masuk terlalu cepat."

Damien menggertakkan gigi, napas terputus-putus.

Damien:

"Kurasa aku… kuat sekarang."

Kael Arclight menatapnya dingin—tapi sorot mata ayah yang berat.

Kael Arclight:

"Tidak, Damien.

Kekuatanmu sekarang cukup untuk… membunuhmu sendiri tanpa sadar."

Damien diam—tidak membantah.

Tubuhnya lemas.

---

🔥🌕 ADEGAN 2 — Penjelasan Tahap Awal Hyper Red Primordial

Suara Misterius mengangkat tangan, membentuk diagram merah di udara.

Suara Misterius:

"Dengarkan baik-baik.

Hyper Red Primordial memiliki tiga tahap awal:"

1️⃣ Stage I — Blood Ignition (yang Damien capai)

Energi merah membakar darah.

Tubuh mengalami evolusi fisik.

Tapi sangat mudah hilang kendali.

2️⃣ Stage II — Scarlet Bone Tempering

Tulang disublimasi menjadi 'Scarlet Bone'.

Kecepatan & daya tahan naik gila-gilaan.

Sakitnya seperti diseret ke neraka.

3️⃣ Stage III — Heart of the Red Moon

Evolusi inti jiwa.

Pintu masuk ke warisan Red Moon Primordial.

Makhluk di dunia bawah tidak seharusnya bisa mencapai ini.

Kael Arclight menambahkan dengan nada keras:

Kael Arclight:

"Kau hanya baru membuka GERBANG-nya, bukan kekuatannya.

Jangan sombong."

Damien menunduk—tapi matanya menajam.

Damien:

"Baik.

Ajari aku."

---

🌕🔥 ADEGAN 3 — Teknik Baru: RED MOON PRIMORDIAL

Kael Arclight mengangkat tangan ke langit reruntuhan.

Bulan merah ilusi muncul.

Damien langsung terengah.

Aura itu seperti menekan jantungnya.

Kael Arclight:

"Ini teknik dasar Red Moon Primordial:

Red Moon Pulse – Tahap 1."

Energi bulan merah menyebar ke seluruh tubuh Damien.

Sakitnya seperti tulang dipalu dari dalam.

Damien:

"…aaargh—!"

Kael tidak menghentikan.

Kael Arclight:

"Jika kau berhenti pada teriakan pertama,

Lupakan menyelamatkan Lyanna."

Damien menggigit bibirnya hingga berdarah—

Namun dia tetap berdiri.

Zura menatap dari jauh sambil tersenyum sangat tipis.

Zura:

"Tuanku… tumbuh sangat cepat."

---

⚡❄️ ADEGAN 4 — Jejak Frostveil Muncul

Hana tiba-tiba berteriak dari luar reruntuhan.

Hana:

"Damien! Ada… ada sinyal aneh dari utara!!"

Rex berlari sambil ngos-ngosan.

Rex:

"Itu simbol keluarga Frostveil!

Lyanna… mungkin… masih hidup!"

Damien mendongak.

Matanya berubah merah gelap.

Damien:

"…arahnya?"

Rex menunjuk ke timur laut.

Rex:

"Dua hari perjalanan dari sini, tapi—"

Damien:

"Bersiap. Kita pergi besok."

---

🔥⚡ ADEGAN 5 — Rex Naik Ranah (Essence Flow 1 → 2)

Aura Damien yang tidak stabil masih mengamuk.

Gempa energi kecil terjadi.

Rex berdiri terlalu dekat dan—

BAAAM!

Gelombang merah mengenai tubuhnya.

Rex terlempar ke dinding—

Namun bukan cedera…

Inti energinya malah terbuka.

Rex:

"W-WHAT—NAAAIK RANAHH?!"

Essence Flow Realm 1 → 2

Hana memandangnya seperti melihat monyet dapat pisang emas.

Hana:

"Bagus. Minimal sekarang tidak instant mati."

Rex:

"Makasih… atau bukan ya?"

---

💀❄️ ADEGAN 6 — Hana Naik Ranah Secara Brutal

Damien masih memancarkan energi liar.

Hana mencoba mendekat untuk menstabilkan ruangan—

Tapi energi Hyper Red merasuki meridiannya.

Hana:

"A-ARGHHH—INI…"

Tubuh Hana bergetar keras.

Pulse-nya meledak satu per satu.

Suara Misterius:

"Biarkan.

Gadis ini menahan tekanan Realm Spirit Manifest.

Dia bisa naik."

BOOOM

Aura biru keluar dari tubuhnya.

Pulse Awakening Realm 10 → Essence Flow Realm 1

Hana terjatuh, tapi tersenyum lemah.

Hana:

"…aku berhasil."

Rex memegang kepalanya.

"KENAPA DIA NAIKNYA KEREN, DAN AKU KAYA KETABRAK TROLLEY?!"

---

🌙🔥 ADEGAN 7 — Damien Selesai Latihan

Damien melangkah keluar dari lingkaran bulan merah.

Tubuhnya berkeringat darah.

Tapi matanya… lebih tenang.

Kael Arclight:

"Bagus, Damien.

Stage I Hyper Red Primordial sudah stabil."

Suara Misterius menambahkan:

Suara Misterius:

"Mulai sekarang, bulan merah akan melindungi jiwamu dari runtuh."

Damien mengepalkan tangan.

Damien:

"Lyanna… tunggulah aku."

Zura mendekat perlahan.

Zura:

"Tuanku… aku merasakan hawa pengejar dari organisasi itu mendekat."

Damien menatap gelap.

Damien:

"Kalau begitu, kita bunuh mereka dulu."

"Lalu kita jemput Lyanna."

---

🔥 END CHAPTER 94 🔥

Highlight

Penjelasan tiga tahap awal Hyper Red Primordial.

Damien mulai belajar Red Moon Primordial.

Hana & Rex naik ranah sesuai urutan dunia.

Jejak Frostveil ditemukan.

Damien bersiap menuju lokasi Lyanna.

Organisasi terlihat mulai bergerak.

--

More Chapters