Ficool

Chapter 78 - Chapter 78

šŸ”„ CHAPTER 78 — "Bulan Primordial Mengamuk, 50 Pemburu Frostveil Dihabisi, Rex Jadi Hero Tanpa Sengaja, & Teknik Rahasia Lyanna aktif"

---

ā„ļø ADEGAN PEMBUKA — LANGIT HUTAN RETAK OLEH AURA

Udara beku mendadak mengencang seperti pedang tipis.

50 pemburu Frostveil berdiri di dahan pohon yang menjulang tinggi…

tubuh mereka hampir menyatu dengan hawa dingin.

Rex berbisik ke Hana tanpa mengalihkan pandangan:

Rex:

"Ini 100% misi bunuh diri."

Hana:

"Kau yang akan mati duluan kalau ngomong begitu."

Rex:

"…benar."

Zura berdiri di samping Damien, matanya berubah menjadi hitam keunguan.

Zura:

"Damien, pilih yang mana dulu?"

Damien:

"Yang paling terdekat. Lalu semuanya."

Pemimpin Frostveil memberi aba-aba dengan jari.

"Mulai."

Dan dunia langsung meledak.

---

āš”ļø ADEGAN 1 — DAMIEN VS 50 PEMBURU (MODE PEMBUHUN BULAN)

BOOOOM—!!

Damien menghilang.

Hanya Zura yang bisa mengikutinya dengan mata.

Tiba-tiba 5 pemburu terlempar ke tanah sekaligus, dada mereka remuk.

Damien muncul di belakang mereka seperti bayangan bulan.

Damien:

"Satu."

BOOOM!!

Damien menendang tanah—

gelombang keemasan memotong udara dan membuat 6 pemburu terseret seperti kain.

Damien:

"Dua."

Pemburu tingkat Conduit Frost Realm Lv.2 berusaha menyerang Damien dari belakang—

tapi Damien memutar tubuh dan menangkap lengan musuh itu.

CRACK!

Rex:

"OH MY GOD BRO… DIA PUTAR LENGANNYA KAYA STIK AYAM!!"

Hana:

"Rex STOP analogi makanan—!"

Damien menatap pemburu itu seperti benda mati.

Damien:

"Tiga."

Ia menghantamkan musuh itu ke pohon, sampai pohon raksasa itu tumbang.

---

šŸŒ‘ ADEGAN 2 — DAMIEN AKTIFKAN "LUNAR PULSE BREAKER"

Zura tiba-tiba merasa tekanan bumi berubah.

Zura:

"Kau… memakai itu?"

Damien:

"Hanya 10%."

Tattoo bulan di punggung Damien menyala.

Otot Damien menegang, aura keemasannya melesat naik.

Lunar Pulse Breaker — aktivasi: 10%

—Kecepatan naik drastis.

—Power meningkat dua tingkat realm untuk 20 menit.

—Risiko: sendi dan saraf terbakar.

Damien:

"Ayo mati bersama."

Dalam 3 detik, 10 pemburu hilang dari arena.

Lyanna tak bisa menahan diri.

Hatinya gemetar — antara takut dan kagum.

Lyanna (dalam hati):

Damien… kau bukan manusia biasa…

---

😭 ADEGAN 3 — REX MENJADI HERO TANPA SENGAJA

Sementara itu…

Rex mencoba bersembunyi di balik batu.

Rex:

"Hana, kita tidak ikut kan…?"

Tiba-tiba seorang pemburu Frostveil lompat turun di depan mereka.

Pemburu itu:

"Dua anak kecil. Mudah."

Rex:

"AKU BUKAN ANAK KECIL—AKU REMAJA TERHINA!"

Hana mendorong Rex maju.

"Rex, hadapi dia!"

Rex:

"AKU TIDAK MAU—AKU BELUM SIAP MATI—!"

Pemburu menyerang.

Rex reflek mengangkat tangan—

Dan sebuah aura oranye meledak dari tubuhnya.

BOOOOM!!

Pemburu itu mental sejauh 20 meter.

Rex terdiam.

Hana terdiam.

Zura bahkan menoleh.

Hana:

"K…kau… naik level???"

Rex breakthrough: Pulse Awakening Realm Lv.8 → Lv.9

Rex:

"AKU—AKU BISA?!"

Hana memeluknya cepat.

Hana:

"Kau hebat! Kau melindungiku!"

Rex langsung menyerah pada takdir.

"…baiklah. Kalau dipeluk begini aku mau melawan 50 pemburu lagi."

Hana:

"Tidak."

Rex:

"Baik."

---

šŸ’„ ADEGAN 4 — PEMBUNUH FROSTVEIL MENYERANG LYANNA

Dua pemburu tingkat Conduit Frost Realm Lv.2 mengincar Lyanna yang berada di belakang.

Pemburu 1:

"Tangkap wanitanya!"

Pemburu 2:

"Bawa ke istana!"

Lyanna mengangkat tangan, gemetar.

Lyanna:

"…jangan… dekat…"

Tapi mereka terlalu cepat.

Damien menoleh…

tapi bahkan dia terlambat sepersekian detik.

Zura:

"LYANNA—!!"

Dua pemburu sudah di depan Lyanna.

Dan tiba-tiba—

CHIIING!!

Sebuah kilatan biru es muncul dari tubuh Lyanna.

Sangat dingin.

Sangat murni.

Pemburu 1 membeku setengah badan.

Pemburu 2 terpental karena ledakan es.

Hana teriak:

"ITU APAAN?!!"

Rex:

"KEREN BANGET—!!"

Damien langsung di sisi Lyanna.

Ia menahan tubuh Lyanna yang gemetar.

Damien:

"Lyanna… apa kau…?"

Lyanna menggigit bibir.

Napasnya berat.

Lyanna:

"Aku… sudah tidak ingin menjadi beban…

jadi aku… membuka… sedikit segel keluarga Frostveil-ku…"

Zura tercengang.

"Segel itu… kelas keluarga kerajaan…"

Lyanna tersenyum lemah.

Lyanna:

"Damien… jangan khawatir. Aku… bisa membantu… sekarang…"

Damien menyentuh kepalanya lembut.

Tatapannya berubah… lebih lembut dari sebelumnya.

Damien:

"Aku tidak pernah menganggapmu beban."

Lyanna memerah.

Hana:

"KYAAAAAAAAAAA ROMANTIS BANGET!!"

Rex:

"Aku mau juga momen kayak gitu…"

Hana:

"Kau nanti. Fokus dulu."

---

šŸŒ™ ADEGAN 5 — DAMIEN MODE PEMBUNUH PENUH

Setelah Lyanna diserang—

Damien berhenti tersenyum.

Benar-benar berhenti.

Wajahnya seperti bulan gelap.

Damien:

"Kalian menyentuh orang yang salah."

Tattoo utama menyala.

Tanah pecah.

Udara tertarik masuk seperti akan disedot.

Pemimpin Frostveil melangkah mundur.

Pemimpin:

"Tidak mungkin… dia aktifkan 40%?!"

Lunar Pulse Breaker — 40% Aktivasi

Power → setara Spirit Manifest Realm Lv.5 selama 10 menit.

Damien:

"Aku akan menghapus kalian."

BOOM—

Damien menghilang.

Jeritan pemburu terdengar dari berbagai arah.

Tubuh mereka terjatuh satu per satu.

Dalam 15 detik—

20 pemburu lenyap.

Dalam 40 detik—

40 pemburu runtuh.

Dalam 1 menit 10 detik—

52 pemburu kalah total.

Hanya pemimpin yang tersisa.

Pemimpin Frostveil berlutut, gemetar, wajahnya pucat.

Pemimpin:

"A-Apa kau manusia atau—"

Damien berdiri tepat di depannya, mata bersinar emas-bulan.

Damien:

"Bukan urusanmu."

Satu pukulan.

BOOOOM—!!!

Pemimpin itu terbenam ke tanah hingga menciptakan kawah raksasa.

---

šŸŒØļø ADEGAN PENUTUP — CLIFFHANGER GILA

Hutan menjadi sunyi.

Damien berdiri di tengah kawah, napasnya berat namun stabil.

Lyanna mendekat, wajahnya pucat namun lega.

Lyanna:

"A-aku takut kau…"

Damien menyentuh pipinya pelan.

Damien:

"Aku selalu kembali padamu."

Hana:

"ROMANTIS LAGIIII—!"

Rex menelan ludah.

"Bro aku makin kalah kelas."

Zura melihat langit yang tiba-tiba menggelap.

Zura:

"Damien… kita punya masalah baru."

Semua menoleh.

Di langit…

SEBUAH ROBEKAN PORTAL ES TERBUKA.

Dari dalamnya muncul siluet armor biru perak—

dingin, angkuh, dan kekuatannya bergetar jauh lebih menakutkan…

Lyanna jatuh berlutut ketakutan.

Lyanna:

"Tidak… itu bukan pemburu lagi…

itu…"

"—PANGERAN FROSTVEIL."

Damien menggenggam pedangnya.

Damien:

"Bagus.

Ayo mulai babak berikutnya."

---

šŸ”„ END CHAPTER 78šŸ”„

More Chapters