Ficool

Chapter 792 - Misteri Konstelasi Draco

Di dalam Nexus S-4473... Sementara ruang komando dipenuhi ketegangan, di sudut lain kapal suasana jauh lebih tenang.

Jester berdiri sambil menyandarkan tubuhnya ke dinding. Di sampingnya, Zero memperhatikan layar pemantau yang menampilkan ribuan naga menguasai ruang angkasa Konstelasi Draco.

Tak lama kemudian... Lira datang sambil membawa buku tebal yang sejak tadi dibacanya. Ia menghentikan langkah di antara mereka berdua. Tatapannya tertuju ke layar. "Aku pernah membaca tentang ras naga Draco," ucapnya pelan.

Jester melirik ke arahnya. "Apa yang kau ketahui?"

Lira membuka beberapa halaman bukunya. "Konstelasi Draco memang terkenal sunyi. Bukan karena tidak memiliki kehidupan. Tetapi karena wilayah ini dipenuhi ancaman naga yang dapat muncul kapan saja." Ia menunjuk sebuah ilustrasi kuno di dalam bukunya. "Banyak jalur perdagangan antargalaksi sengaja menghindari konstelasi ini. Bahkan kapal-kapal Kekaisaran pun tidak sering melintasinya. Mereka hanya memasuki wilayah Draco jika memiliki alasan yang benar-benar penting."

Zero memperhatikan data di layar. "Itu menjelaskan mengapa wilayah ini jarang dijadikan pusat aktivitas galaksi."

Lira mengangguk. "Selama ratusan tahun... Draco dikenal sebagai wilayah yang dihormati sekaligus dihindari."

Keheningan kembali menyelimuti ruangan. Beberapa saat kemudian... Zero menyilangkan kedua tangannya. "Ada satu hal yang mengganggu pikiranku."

Jester mengangkat alis. "Apa yang kau maksud?"

Zero menatap sosok Dargon di layar. "Kalau Raja Naga itu benar-benar penguasa tertinggi... Mengapa data energi seluruh konstelasi masih menunjukkan anomali yang belum dapat dijelaskan?" Ia memperbesar peta pemindaian. Beberapa titik energi misterius masih tersebar jauh di dalam wilayah Draco. "Kesimpulanku... Masih ada naga lain yang jauh lebih kuat. Tetapi memilih tidak menampakkan diri. Mungkin bertindak sebagai penyeimbang konstelasi."

Jester terdiam sejenak. Kemudian ia mengangguk pelan. "Aku juga memikirkan hal yang sama." Ia terus menatap Dargon. "Raja Naga memang sangat kuat. Dan seluruh naga menghormatinya. Tapi... Itu belum tentu berarti dia adalah yang terkuat." Jester menghela napas. "Sering kali... Makhluk yang paling berbahaya justru memilih tetap bersembunyi."

Lira menutup bukunya perlahan. "Kalau dugaan kalian benar... Maka ancaman di Konstelasi Draco belum sepenuhnya muncul."

Zero menganggukkan kepala. "Dan jika suatu saat sosok itu benar-benar muncul..." Tatapannya kembali tertuju pada layar. "Mungkin seluruh keseimbangan konstelasi akan berubah."

Ketiganya kembali terdiam.

More Chapters