Ficool

Chapter 645 - Jenderal yang Mengamuk

Di tengah medan perang Ursa Major — suasana berubah semakin menegangkan. Pegasus Wings melayang di udara dengan tombak peraknya. Arcas berdiri di atas kapal utama armada Ursa sambil menatap tajam ke arah Thraxor. Sedangkan armada pemberontak Tartanos mulai bersiap membantu kapan saja.

Di tengah tekanan dari banyak pihak — Thraxor justru mendadak tertawa keras.

"HAHAHAHAHAHA!!"

Suaranya menggema di seluruh ruang hampa. Bahkan beberapa prajurit mulai merinding mendengarnya. Thraxor memegangi kepalanya sambil terus tertawa. Seolah situasi itu benar-benar menghiburnya.

Pegasus menyipitkan mata. "…Dia kehilangan akal?"

Tyrannons yang melihat dari kejauhan langsung tahu. "Itu bukan tawa orang panik…" Tatapannya berubah serius. "…Dia mulai serius."

---

Thraxor akhirnya menurunkan tangannya perlahan. Aura gelap dan berat mulai keluar dari tubuhnya. Tatapannya kini penuh keganasan.

"Aku datang ke sini — untuk menangkap Tyrannons. Dan membawanya kembali ke kekaisaran." Ia lalu melirik Pegasus dan Arcas. "Tapi ternyata — anak pemberontak itu memiliki sekutu yang menarik."

Arcas mendecakkan lidah. Sedangkan Pegasus tetap tenang sambil memutar tombaknya.

Thraxor kembali tersenyum lebar. Senyuman yang terasa mengerikan. "Kalian harus tahu satu hal." Aura di sekitar tubuhnya mulai mengguncang ruang angkasa. "Aku berbeda dengan Kaidles." Tatapannya berubah liar. "Dalam pertarungan — aku jauh lebih kejam saat mengamuk."

---

*BOOOOOOMMMM!! *

Ledakan aura besar langsung meledak dari tubuh Thraxor. Beberapa kapal perang bahkan berguncang keras hanya karena tekanannya.

Para prajurit Tartanos langsung panik. "Tekanan apa ini?!" "Dia jadi lebih kuat?!"

Thraxor mengangkat pedang raksasanya tinggi ke atas. Langit luar angkasa di sekitar mereka mulai berubah gelap kemerahan. Energi besar berkumpul di bilah pedangnya.

Kali ini — ia tidak lagi menghadapi satu lawan. Melainkan dua petarung kuat sekaligus. Pegasus Wings. Dan Arcas Ursa.

More Chapters