Ficool

Chapter 636 - Medan Perang Ursa Major

Suasana aula istana Ursa Major yang sebelumnya cukup tenang — mendadak berubah kacau.

*BRAAKK!! *

Pintu aula terbuka keras. Seorang prajurit Ursa Major berlari masuk dengan wajah pucat. Napasnya terengah-engah sebelum langsung membungkuk di depan Callisto.

"R-Ratu Callisto!"

Semua orang langsung menoleh padanya. Callisto sedikit mengernyit. "Ada apa?"

Prajurit itu menelan ludah gugup. "Di wilayah luar Ursa Major — terjadi duel dahsyat." Tatapan semua orang langsung serius. Prajurit itu melanjutkan dengan suara gemetar. "Pegasus Wings bertarung melawan Jenderal Thraxor!"

Seketika — suasana aula membeku.

---

Callisto langsung menegang mendengar nama itu. "…Thraxor." Ia tahu betapa mengerikannya salah satu jenderal utama kekaisaran tersebut. Aura perang Thraxor bahkan terkenal mampu menghancurkan armada besar sendirian.

Beberapa detik kemudian — Callisto sedikit menghela napas lega. "…Setidaknya bukan Rangers."

Ucapan itu membuat beberapa orang di aula diam. Semua orang memahami maksudnya. Jika yang turun langsung adalah Rangers Orithrosvar — maka peluang bertahan hampir mustahil.

Callisto segera berdiri dari kursinya. Tatapannya berubah tegas. "Arcas."

Arcas langsung maju.

"Pergi ke lokasi pertarungan. Pastikan wilayah Ursa Major tidak hancur terlalu parah. Kalau duel mereka terus berlangsung — seluruh sistem bisa menjadi medan perang."

Arcas langsung mengangguk serius. "Baik bu." Aura kuat mulai muncul dari tubuhnya. Ia segera mengaktifkan komunikasi armadanya. "Seluruh armada gabungan Ursa Major dan Ursa Minor. Bersiap bergerak sekarang."

Di luar istana — sirene armada mulai berbunyi. Kapal-kapal perang Ursa mulai bersiap meninggalkan wilayah istana.

---

Sementara itu — Zero perlahan berdiri dari tempat duduknya. Armor emas hitamnya akhirnya selesai diperbaiki sebagian. Tatapannya penuh minat. "…Pertarungan jenderal kekaisaran."

Napstylea juga tersenyum kecil. "Kalau begitu aku ikut." Mereka berdua jelas tidak ingin melewatkan duel sebesar itu.

Aryes mengangkat tangan menghentikan beberapa kru Nexus yang ingin ikut. "Aku tetap di sini." Tatapannya tenang namun serius. "Sebagai pemimpin — aku lebih memilih menyusun strategi daripada bertindak gegabah."

Jester, Violys, dan Lira akhirnya mengangguk memahami.

---

Sedangkan di luar sana — armada Ursa mulai bergerak menuju medan perang besar — tempat Pegasus dan Thraxor sedang mengguncang luar angkasa dengan duel mereka.

More Chapters