Ficool

Chapter 619 - Pengkhianatan di Antares

Suasana di sekitar Antares dipenuhi ketegangan. Scorpios terus menatap Ginga Stars dengan aura buasnya. Sedangkan Storm tetap diam memperhatikan dari dalam Mecha.

Tiba-tiba — mata Astralon berubah dingin. Tanpa peringatan — sebuah tombak armor hitam muncul di tangannya.

*SHIIINGG!! *

Dan seketika itu juga — Astralon menusukkan tombak tersebut ke punggung Scorpios.

*CRAAASSSHHH!! *

Cairan energi biru langsung menyembur dari tubuh transparan Zodiac itu. Scorpios meraung marah.

*ROOOAAARRR!! *

Tubuh raksasanya mengguncang ruang angkasa hebat. Bahkan Antares terlihat bergetar akibat tekanan auranya.

Astralon langsung melompat menjauh sebelum ekor Scorpios menghantamnya. Tatapannya kini berubah serius tanpa rasa takut.

"Armada Orion!" Suaranya menggema melalui seluruh kapal perang. "KEPUNG SCORPIOS!"

---

Seluruh armada Orion langsung bergerak cepat. Puluhan kapal perang membentuk formasi mengelilingi Zodiac Air tersebut. Meriam energi mulai menyala satu per satu.

Scorpios membelalak marah. "…Manusia licik."

Astralon mendarat di atas kapal utama Orion dengan tenang. Jubahnya berkibar di bawah cahaya merah Antares. Ia mengangkat tangannya ke depan.

"Serang."

*BOOOOMM!! BOOOOMM!! *

Rentetan tembakan energi langsung menghantam tubuh Scorpios dari berbagai arah. Ledakan cahaya memenuhi area sekitar Antares.

Astralon menatap dingin ke arah monster Zodiac itu. "Aku tidak sebodoh itu mempercayai monster sepertimu."

Scorpios menggeram penuh amarah sambil menghancurkan beberapa serangan dengan capit raksasanya. Namun armada Orion terus menyerang tanpa henti.

---

Astralon kemudian memberi perintah lain. "…Tangkap dia hidup-hidup."

Para prajurit Orion langsung terkejut. "T-tangkap Sacred Zodiac?!"

Astralon menyipitkan matanya. "Kalau kita memiliki Zodiac — kekaisaran akan berpikir dua kali sebelum menyerang Orion."

Suasana perang di Antares langsung berubah kacau.

---

Sementara itu — di dalam Ginga Stars — Arabels hanya bisa melongo melihat semuanya berubah begitu cepat. "…Mereka malah bertarung sendiri?"

Storm justru menyilangkan tangan sambil tersenyum kecil. "…Zodiac, ya."

More Chapters