Ficool

Chapter 594 - Kegelisahan Sang Kaisar

Di dalam istana utama Urco Tastarius — suasana malam terasa sunyi dan megah. Cahaya bintang dari pusat galaksi masuk melalui jendela kristal raksasa, menerangi aula singgasana kekaisaran.

Oreons masih duduk di atas kursinya. Tatapannya dingin seperti biasa.

Di samping singgasana — Yllarxa berdiri sambil membawa beberapa data hologram. "Yang Mulia. Undangan rapat galaksi sudah dikirim."

Oreons menoleh pelan.

Yllarxa melanjutkan dengan tenang. "Para pemimpin kelompok penting di galaksi Bima Sakti mulai bergerak menuju Urco Tastarius." Layar hologram menampilkan berbagai simbol organisasi besar. Armada independen. Penguasa konstelasi. Kelompok netral. Dan bahkan organisasi kriminal besar.

Karena rapat kali ini bukan rapat biasa. Kekaisaran akan membahas ancaman besar yang mulai muncul di galaksi. Pemberontakan. Terutama pergerakan Tyrannons dan kekuatan lain yang mulai bergerak diam-diam.

Namun — Oreons justru terlihat tidak terlalu memikirkan pemberontakan itu. Tatapannya perlahan berubah gelap.

"…Tyrannons masih bisa dihentikan." Suara Oreons terdengar berat. "Tapi keberadaan itu — lebih menggangguku."

Ia mengepalkan tangannya perlahan.

---

Yllarxa langsung memahami apa yang dimaksud. Sosok misterius yang terdeteksi di Scorpio. Makhluk yang bahkan gagal dianalisis oleh sistem kekaisaran.

Yllarxa berbicara pelan. "Apakah Yang Mulia benar-benar merasa sosok itu berbahaya?"

Hening sesaat memenuhi aula.

Lalu — Oreons akhirnya menjawab. "…Aku tidak tahu."

Dan justru itulah yang membuatnya gelisah. Selama ini — Oreons selalu menjadi penguasa mutlak galaksi. Tidak ada yang mampu membuatnya merasa terancam. Namun sekarang — untuk pertama kalinya — ia merasa seperti ada sesuatu yang berada di luar kendalinya.

Tatapannya mengarah jauh ke luar jendela istana. Menuju konstelasi Scorpio yang bahkan tidak terlihat dari sini.

"…Seolah ada entitas mutlak yang muncul di wilayahku sendiri."

Aura kekuasaan Oreons perlahan menyebar memenuhi ruangan. Di balik ketenangannya — ada kegelisahan yang mulai tumbuh.

More Chapters