Ficool

Chapter 588 - Putra Kekaisaran yang Memberontak

Di tengah pengepungan besar armada kekaisaran — suasana luar angkasa terasa membeku. Ribuan meriam energi telah diarahkan pada armada Tartanos. Namun tidak ada satu pun yang menembak. Karena semua perhatian tertuju pada dua sosok di garis depan.

Jenderal Thraxor. Dan Tyrannons.

Di atas kapal utama Tartanos — Tyrannons akhirnya melangkah maju. Jubah hitam panjangnya bergerak perlahan diterpa gelombang energi luar angkasa.

Lalu — ia mengangkat tangannya. Sebuah pedang panjang gelap muncul dari cahaya energi di genggamannya.

*SHHHHKKK!! *

Aura besar langsung menyebar di sekitar armada pemberontak. Para prajurit Tartanos langsung menatap pemimpin mereka dengan tegang.

Sementara itu — di sisi lain — Thraxor berdiri kokoh dengan pedang raksasanya. Tatapan keduanya saling bertemu. Tak ada yang bergerak. Namun tekanan energi dari mereka berdua membuat ruang angkasa di sekitar mulai bergetar pelan. Beberapa kapal kecil bahkan menjauh perlahan karena tidak kuat menahan tekanan itu.

Hening.

---

Lalu akhirnya — Tyrannons membuka mulutnya.

"…Aku tidak takut pada ancaman kekaisaran." Suaranya terdengar jelas melalui seluruh komunikasi armada. Tatapan matanya tetap lurus pada Thraxor. "Karena aku sudah melihat sendiri apa yang dilakukan kekaisaran selama ini."

Thraxor terdiam.

Tyrannons menggenggam pedangnya lebih erat. "Kekaisaran menyengsarakan banyak ras di galaksi. Planet-planet dijadikan alat perang. Kebebasan dirampas demi kepentingan mereka sendiri."

Suasana menjadi semakin berat. Beberapa prajurit kekaisaran mulai menundukkan kepala. Karena sebagian dari ucapan itu memang bukan kebohongan.

Namun Tyrannons tetap melanjutkan. "…Jadi aku memilih memberontak. Aku akan menghentikan semua ini. Bahkan jika aku harus melawan orang-orang yang pernah berdiri di sisiku."

Hening sesaat.

Lalu Tyrannons menatap armada kekaisaran di depan matanya. Tempat asalnya sendiri. Tempat ia dibesarkan. "…Meskipun aku harus melawan tanah kelahiranku sendiri."

Aura hitam mulai muncul di sekitar tubuhnya. Pedangnya perlahan dipenuhi cahaya gelap.

---

Thraxor bisa melihat dengan jelas tekad Tyrannons yang sebenarnya. Putra kekaisaran itu — sudah benar-benar memilih jalannya sendiri.

More Chapters