Ficool

Chapter 570 - Pedang yang Membelah Bintang

Di konstelasi Hydra — pertarungan antara Lord Rylos dan Tyrannons semakin mengguncang ruang angkasa.

Ledakan energi terus terjadi. Bahkan asteroid dan planet kecil di sekitar mulai hancur terkena dampaknya. Armada perompak dan pemberontak menjaga jarak sejauh mungkin. Mereka sadar — sedikit saja terlalu dekat — maka kematian menunggu.

---

Di tengah kehampaan —

Rylos perlahan mengangkat pedangnya. Aura hitam mulai menyelimuti bilahnya.

Tyrannons menyipitkan mata. Ia bisa merasakan — sesuatu yang berbeda.

Lalu — pedang itu mulai membesar. Semakin besar. Dan terus membesar. Sampai ukurannya — sebesar bintang kecil.

Para perompak langsung membelalak. "…Mustahil…"

Gyroll ikut terdiam.

Tekanan dari pedang itu saja — membuat ruang di sekitar bergetar. Planet kecil yang berada cukup jauh — mulai retak hanya karena hawa energinya.

Lalu — *BOOOOMMM!! * — salah satu planet langsung hancur. Bukan karena terkena tebasan. Namun hanya terkena tekanan dari kekuatan itu.

---

Aryes yang melihat dari layar Nexus langsung pucat. "…Apa itu…"

Lira menggenggam kursinya. "…Itu bukan level pertarungan biasa…"

---

Lord Rylos menatap Tyrannons dari kejauhan. "…Bertahanlah jika bisa."

Lalu — dengan satu gerakan — ia melesatkan pedang raksasa itu.

Ruang hampa seolah terbelah. Pedang sebesar bintang meluncur lurus menuju Tyrannons. Cahayanya menerangi seluruh Hydra.

Namun — Tyrannons justru melesat maju. Tubuhnya berubah menjadi cahaya. Kecepatan cahaya. Para perompak bahkan kehilangan jejak gerakannya.

Lalu — di tengah jalur pedang raksasa itu — Tyrannons muncul. Dengan pedangnya sendiri.

"HAAAH!!"

*CLAAAAAAAAANGGGGGG!!!! *

Benturan mereka mengguncang luar angkasa. Gelombang energi meledak ke segala arah. Banyak kapal langsung tergeser dari tempatnya. Beberapa kapal kecil perompak bahkan kehilangan kendali.

Nexus ikut terguncang hebat. "Pelindung kapal menurun!" teriak salah satu kru.

Aryes langsung berpegangan pada panel. "…Dia menahannya?!"

---

Di tengah ledakan energi — Tyrannons tetap berdiri. Pedangnya menahan bilah raksasa milik Rylos. Retakan cahaya mulai muncul di sekitar benturan mereka.

Dan beberapa detik kemudian —

*BOOOOOMMMMM!!! *

Pedang raksasa itu terpental ke samping. Menghancurkan gugusan asteroid besar di kejauhan.

Semua orang terdiam. Mereka baru saja melihat — seseorang menangkis kekuatan yang mampu menghancurkan planet hanya dengan hawa energinya.

Di tengah cahaya yang masih menyebar — Tyrannons perlahan menurunkan pedangnya. Napasnya sedikit berat.

More Chapters