Di ruang hampa — ketegangan mencapai puncaknya.
Tyrannons Galactive perlahan mengangkat pedangnya. Energi mulai berkumpul di sekeliling tubuhnya. Sementara — Gyroll tetap bersiap. Meski untuk pertama kalinya — ia benar-benar waspada.
Seluruh armada terdiam. Karena semua tahu — jika dua monster itu bertabrakan — maka kehancuran besar akan terjadi.
Namun — sebelum Tyrannons sempat mengayunkan pedangnya —
*FWOOSSHHH!! *
Suara kepakan sayap besar mengguncang ruang hampa. Semua orang langsung menoleh. Dari kejauhan — sesuatu mendekat. Mata merah menyala terlihat di balik gelapnya angkasa.
Lalu muncul — seekor naga armor hitam raksasa. Sayap besinya terbuka lebar. Tubuhnya dipenuhi lapisan baja gelap. Dan hawa panas merah keluar dari mulutnya.
*Varanthavos. *
Bahkan beberapa kapal armada langsung berguncang hanya karena tekanannya.
Aryes membelalak dari dalam Nexus. "…Apa lagi sekarang…"
Lira menatap layar dengan tegang. "…Energi monster itu…"
Napstylea yang baru kembali ke Nexus ikut terdiam. "…Lebih besar dari Gyroll…"
---
Naga itu berhenti di tengah medan. Lalu — satu sosok melompat turun dari punggungnya. Jubah hitam berkibar. Topeng menutupi wajahnya.
Lord Rylos Vegrim.
Namun begitu mendarat —
*CLANG!! *
Pedangnya langsung menghantam Tyrannons. Tyrannons dengan mudah menahannya. Pedang mereka saling bertabrakan. Energi meledak kecil di antara keduanya.
Tyrannons menatap dingin. "…Jadi kau akhirnya muncul."
Rylos tidak menjawab. Tatapannya tajam di balik topeng.
---
Suasana mendadak hening. Bahkan para perompak yang tadi gaduh — langsung diam.
Lalu — tanpa diperintah — Gyroll turun dan membungkuk. Diikuti seluruh perompak lainnya.
"Lord Rylos…" Semua menundukkan kepala. Penuh hormat.
Aryes terdiam melihat itu. "…Jadi itu…"
Lira menyelesaikan pelan. "…Pemimpin Black Pirates."
Tekanan di medan perang berubah total. Jika Gyroll saja sudah seperti monster — maka kehadiran Lord Rylos terasa seperti sesuatu yang jauh lebih berbahaya.
---
Tyrannons perlahan menjauhkan pedangnya. Namun tatapannya tetap tajam. "…Aku dengar kau menghilang."
Lord Rylos akhirnya berbicara. Suaranya tenang. "Aku mendengar kau masih hidup."
Varanthavos menggeram pelan di belakangnya. Api merah keluar dari mulut naga itu.
---
Kini — tiga kekuatan besar berdiri di satu tempat.
Tyrannons Galactive. Gyroll Vergris. Dan — Lord Rylos Vegrim.
Sementara di kejauhan — Nexus hanya bisa diam.
Mereka sadar — mereka sedang menyaksikan — para monster sesungguhnya di galaksi ini.
