Ficool

Chapter 553 - Garis Pertahanan Terakhir

Di ruang hampa — puluhan kapal kecil perompak melesat cepat. Target mereka: Nexus S-4473.

Sirene di dalam kapal terus berbunyi. "Unit musuh mendekat! Jarak tempur tercapai!"

Aryes menatap layar dengan tajam. "…Mereka mencoba menembus langsung."

Lira menggenggam panel. "…Kalau mereka masuk…"

Aryes mengangguk pelan. "…Selesai sudah."

---

Namun sebelum armada kecil itu mencapai Nexus — satu cahaya emas-hitam melesat maju.

Zero.

"…" Tanpa bicara — ia langsung menerobos ke tengah jalur musuh.

*BOOM!! *

Salah satu kapal kecil hancur terkena hantamannya.

Perompak lain langsung menembak. Laser memenuhi ruang hampa. Namun Zero terus bergerak. Cepat. Brutal. Ia menahan mereka sendirian.

"…Jangan menghalangi." Suaranya dingin. Armor emas-hitamnya bersinar lebih terang.

---

Namun jumlah musuh — terlalu banyak. Kapal-kapal kecil terus berdatangan. Mengelilinginya. Zero menghancurkan satu. Namun tiga lainnya muncul.

---

Di dalam Nexus —

Aryes melihat itu. "…Dia tidak akan cukup."

Ia langsung berdiri. Tangannya bergerak cepat di panel utama. "Alihkan energi ke meriam utama!"

Beberapa kru terkejut. "…Meriam Nexus?!"

"Sekarang!" Aryes membentak.

Energi besar mulai terkumpul di bagian depan kapal.

Lira menatap layar. "…Kalau meleset…"

Aryes menjawab tanpa menoleh. "…Tidak akan."

---

Di luar —

Zero masih bertahan. Namun gerakannya mulai tertahan. Terlalu banyak tembakan. Terlalu banyak kapal.

Lalu — dari belakangnya — cahaya besar muncul.

Perompak mulai panik. "…Apa itu?!"

---

Di dalam Nexus —

Aryes mengunci target. "…Tembak."

*BOOOOOOMMMMM!! *

Laser raksasa melesat. Menembus ruang hampa. Beberapa kapal perompak langsung hancur. Meledak satu per satu. Jalur di depan Zero terbuka.

Gelombang panas dan cahaya menyapu area.

Zero melirik sekilas ke belakang. Nexus — masih bertahan.

---

Aryes mengepalkan tangan. "…Terus maju, Zero."

Di luar — sisa armada mulai menyebar. Berusaha menghindar.

More Chapters