Ficool

Chapter 546 - Ambisi yang Tak Padam

Di Bumi — langit malam tampak tenang. Namun di balik ketenangan itu — sebuah keputusan besar telah diambil.

---

Di markas APH —

Deathrays berdiri di hadapan para pahlawan. Tatapannya dingin. Namun penuh tekad.

Di depannya — Slash – Wind of Destruction.

"Aku serahkan semuanya padamu." Deathrays berkata singkat.

Slash – Wind of Destruction menatapnya. "…Kau serius meninggalkan posisi ini?"

Deathrays tidak ragu. "…Aku punya tujuan lain."

Hening sesaat.

Slash – Wind of Destruction menghela napas pelan. "…Kalau begitu…" Ia menatap anggota APH lainnya. "…mulai sekarang, aku yang memimpin."

Tidak ada yang membantah. Karena mereka tahu — Deathrays bukan tipe yang bisa ditahan.

---

Kembali ke Deathrays —

Ia berbalik. Tanpa menoleh lagi.

"…Jangan mati sia-sia." Katanya sebelum pergi.

Dalam sekejap — tubuhnya melesat. Menembus atmosfer. Langsung menuju — ruang hampa.

---

Di luar angkasa —

Tubuh mutan cyborgnya terlihat jelas. Sebagian logam. Sebagian daging. Namun semuanya — terhubung sempurna.

Matanya menyala.

"…Akhirnya…"

Ia menatap ke kejauhan. Ke arah bintang-bintang. "…Tempat baru."

Tidak ada tujuan pasti. Namun ada satu hal — yang ia cari. Lawan yang lebih kuat.

Ia tertawa kecil. "Storm Realms."

Kilasan masa lalu terlintas. Pertarungan itu. Kepalanya terpisah. Tubuhnya hancur. Namun — ia tetap hidup.

"…Aku tidak mati." Senyumnya melebar. "…Jadi kali ini — aku akan melangkah lebih jauh."

---

Energi mulai berkumpul di tubuhnya. Ia melesat lebih cepat. Menembus kegelapan. Tanpa rasa takut. Tanpa ragu.

Baginya — kematian bukan ancaman. Melainkan — hal yang belum bisa mencapainya.

More Chapters