Ficool

Chapter 543 - Perbedaan Kekuatan

Di tengah ruang hampa — tubuh Napstylea masih bergetar. Namun matanya tetap fokus.

Di dalam sistem armornya — peringatan terus muncul. "Energi tidak stabil. Penggunaan berlebih berisiko tinggi."

Napstylea mengabaikannya. Tangannya terangkat.

"…Silver Link…"

Energi mulai berkumpul. Cahaya perak berubah lebih terang.

Sistem kembali menolak. "Dilarang. Daya hancur melebihi batas aman."

"…Diam." Napstylea berbisik.

Ia memaksa. Energi mulai membentuk inti. Berputar. Siap dilepaskan.

Namun —

"…Terlalu lambat."

Suara itu — muncul dari belakangnya.

Napstylea terbelalak. "…?!"

Sebelum sempat berbalik —

*BOOM!! *

Sebuah pukulan menghantamnya langsung. Tanpa peringatan.

Tubuhnya melesat cepat. Tak terkendali. Energi Silver Link — hancur sebelum terbentuk.

Napstylea terlempar jauh — menabrak asteroid besar.

*CRASH!! *

Asteroid itu bergetar. Bahkan — sedikit bergeser dari jalurnya. Retakan muncul di permukaannya.

Napstylea terhenti di sana. Tubuhnya tertanam sebagian. Armornya berasap. Cahaya peraknya meredup sesaat.

---

Di kejauhan — Gyroll berdiri. Seolah tidak bergerak. Padahal — serangan itu terjadi dalam sekejap.

Ia menatap ke arah Napstylea. Tanpa ekspresi.

"…Kekuatan besar — tidak berarti apa-apa jika tidak bisa digunakan."

---

Napstylea mencoba bergerak. Pelan. Berat.

Sistemnya kembali berbunyi. "Kerusakan meningkat. Mobilitas menurun."

Ia menggertakkan gigi. Matanya tetap tajam. "…Aku belum selesai…"

---

Di Nexus — semua melihat kejadian itu.

Aryes mengepalkan tangan. "…Dia bahkan tidak sempat menyerang…"

Lira terdiam. Wajahnya tegang. "…Perbedaannya terlalu jauh…"

Di sisi lain — Zero yang mengendalikan Minor 4 X2 melihat dengan dingin. "…Itu bukan pertarungan…"

Violys menambahkan pelan. "…Itu pembantaian sepihak."

---

Kembali ke medan —

Gyroll melangkah perlahan. Mendekati asteroid tempat Napstylea terhenti. Tenang. Tanpa tergesa. Seperti pemburu — yang sudah yakin mangsanya tidak bisa kabur.

"…Aku harap…" Gyroll berkata. "…kau masih bisa bertahan lebih lama."

Napstylea mengangkat kepalanya. Meski tubuhnya berat. Cahaya di matanya — belum padam.

---

Namun sekarang — satu hal menjadi jelas —

Mereka menghadapi lawan yang jauh di atas perkiraan.

More Chapters