Ficool

Chapter 442 - Pahlawan Bumi

Di berbagai kota di seluruh dunia, satu kejadian yang sama sedang berlangsung.

Layar-layar besar menampilkan rekaman yang sama.

Siaran berita global.

Di layar televisi, sebuah rekaman memperlihatkan sosok yang melesat di langit dengan selancar terbangnya.

Angin membelah udara saat ia bergerak cepat menghindari serangan.

Di belakangnya—

Mecha raksasa berdiri seperti gunung logam.

Ledakan cahaya dan energi memenuhi langit.

Namun sosok itu tetap melawan.

Nama yang kini disebut oleh para penyiar berita dengan penuh semangat.

"Storm Realms."

Di kota Nirvana—

Sebuah rumah besar yang megah berdiri di kawasan elit.

Kediaman keluarga Wilson.

Di ruang keluarga yang luas, layar televisi besar menampilkan siaran yang sama.

Seren duduk di depan layar dengan mata berbinar.

Ia hampir tidak berkedip melihat rekaman yang diputar ulang berkali-kali.

Storm terlihat meluncur di udara dengan selancar terbangnya, bergerak cepat di antara serangan mesin raksasa.

Seren menutup mulutnya dengan kagum.

"Ini luar biasa."

Di layar televisi, reporter berita berbicara dengan nada penuh antusias.

"Pemuda bernama Storm Realms kembali menjadi sorotan dunia setelah berhasil menghadapi ancaman besar hari ini."

"Meski lawannya adalah Mecha raksasa dengan kekuatan destruktif tinggi, Storm tetap bertarung tanpa mundur."

Rekaman memperlihatkan momen ketika Storm melesat cepat, menghindari serangan energi dari mesin besar itu.

Seren semakin terkesima.

"Kak Storm benar-benar melawannya sendirian…"

Beberapa anggota keluarga di rumah itu juga menonton berita yang sama.

Salah satu dari mereka berkata pelan.

"Anak itu masih sangat muda."

"Namun keberaniannya luar biasa."

Di berbagai kota lain—

Orang-orang berkumpul di depan layar besar.

Di kafe.

Di jalan.

Di pusat kota.

Semua orang menonton rekaman yang sama.

Storm yang terbang di langit.

Storm yang melawan musuh yang jauh lebih besar.

Storm yang tetap berdiri meskipun menghadapi bahaya.

Di mata banyak orang—

Itu sudah cukup untuk membuat kesimpulan.

Reporter berita melanjutkan laporannya.

"Banyak warga dunia kini mulai menyebut Storm Realms sebagai salah satu pahlawan bumi."

"Karena ia berani menghadapi ancaman yang bahkan pasukan besar pun mungkin kesulitan menanganinya."

Rekaman memperlihatkan momen Storm masih berdiri setelah pertempuran.

Sosok cahaya di langit luas.

Namun tidak mundur.

Seren tersenyum lebar melihatnya.

"Kak Storm benar-benar luar biasa…"

Matanya tidak lepas dari layar.

"Kak Storm…"

Di luar rumah keluarga Wilson—

Langit kota terlihat damai.

Namun di seluruh dunia, satu nama itu kini mulai dikenal lebih luas.

More Chapters