Angin laut masih berhembus di pantai H2700.
Arabels, Lira, dan Napstylea berjalan santai di sepanjang garis air. Sesekali ombak kecil menyentuh kaki mereka, membuat Arabels tertawa ringan.
Sementara itu—
Storm dan Jester masih berdiri tidak jauh dari batu besar di tepi pantai.
Percakapan mereka baru saja berakhir.
Suasana terasa lebih ringan setelah keputusan Aryes memberi harapan baru bagi masa depan Psywars.
Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama.
Dari arah laut—
Seseorang tiba-tiba meluncur cepat menuju pantai.
Air laut terbelah oleh papan selancar yang bergerak sangat cepat.
Itu Zero.
Ia berdiri di atas papan selancarnya dengan tubuh sedikit condong ke depan, wajahnya terlihat jauh lebih serius dari sebelumnya.
"Storm!"
Zero berteriak dari kejauhan.
Papan selancarnya meluncur melewati ombak terakhir sebelum akhirnya berhenti di dekat pasir.
Ia langsung melompat turun dan berlari mendekat.
Storm mengerutkan kening.
"Apa yang terjadi?"
Zero menunjuk ke arah laut.
"Kalian harus melihat ini."
Jester menyipitkan mata ke arah cakrawala.
Namun sebelum mereka sempat melihat lebih jelas—
Beberapa peselancar lain juga terlihat bergerak cepat menuju pantai.
Mereka tampak panik.
Beberapa bahkan hampir jatuh dari papan mereka saat berusaha keluar dari laut secepat mungkin.
"Cepat keluar!" teriak salah satu dari mereka.
"Airnya aneh!"
Storm menoleh ke laut.
Dan saat itu—
Ia menyadari sesuatu.
Ombak mulai berubah.
Gelombang laut yang tadi tenang kini bergerak tidak stabil.
Satu ombak besar muncul.
Lalu yang lain.
Dan semakin lama—
Permukaan laut mulai bergetar.
Seolah ada sesuatu yang sangat besar bergerak di bawahnya.
Arabels yang berada di tepi air juga menyadarinya.
Ia menoleh ke arah laut dengan wajah bingung.
"Anginnya tidak berubah tapi ombaknya membesar."
Lira juga memperhatikan permukaan air yang mulai bergolak.
Napstylea menyipitkan mata tajam.
Ia langsung merasakan sesuatu yang tidak biasa.
"Ini bukan ombak alami."
Zero mengangguk cepat.
"Ada sesuatu di bawah laut."
Storm menatap cakrawala dengan serius.
Air laut di kejauhan mulai menggembung seperti ada benda raksasa yang bergerak mendekat dari kedalaman.
Ombak semakin besar.
Beberapa pengunjung pantai mulai menyadari ada sesuatu yang salah.
Tawa mulai berubah menjadi suara panik.
Anak-anak dipanggil oleh orang tua mereka.
Para peselancar sudah kembali ke darat.
Jester memutar satu kartu Arkana di jarinya.
"Yah… sepertinya pantai kita tidak akan tenang lama."
Storm tetap menatap laut.
Gelombang besar kembali muncul—
Kali ini jauh lebih tinggi.
Seolah sesuatu yang sangat besar sedang bangkit dari kedalaman samudra.
