Ficool

Chapter 423 - Masa Depan Psywars

Angin laut masih berhembus.

Ombak kecil datang dan pergi menyentuh pasir putih.

Di kejauhan, Arabels dan Lira masih berjalan di sepanjang garis air, sesekali tertawa ketika ombak kecil menyentuh kaki mereka.

Napstylea menatap mereka sejenak.

Lalu ia berkata pelan,

"Aku akan menyusul mereka."

Jester meliriknya sekilas.

"Jangan terlalu serius di pantai."

Napstylea tidak menjawab.

Ia hanya berjalan meninggalkan mereka, langkahnya ringan di atas pasir.

Tak lama kemudian ia sudah berada di dekat Arabels dan Lira.

Arabels terlihat sedikit terkejut ketika melihatnya.

"Napstylea?"

Napstylea mengangguk kecil.

"Kalian terlihat menikmati pantai."

Lira tersenyum ramah.

"Kami baru saja membicarakan konstelasi yang bisa terlihat dari sini."

Arabels mengangguk semangat.

"Kalau malam cerah, bintang-bintang di atas laut sangat jelas."

Napstylea menatap cakrawala laut yang luas.

Untuk sesaat, ia hanya diam menikmati angin laut.

***

Sementara itu—

Storm masih duduk di atas batu besar.

Namun kali ini suasana di sampingnya tidak lagi santai.

Jester berdiri dengan tangan di saku, menatap laut dengan ekspresi yang jauh lebih serius dari biasanya.

Beberapa kartu Arkana di tangannya berhenti berputar.

Storm langsung menyadari perubahan itu.

"Kurasa ada sesuatu yang ingin kau katakan."

Jester menghela napas pelan.

"Ya."

Beberapa detik ia hanya menatap ombak.

Lalu akhirnya berkata,

"Tuan Franskeinsteins akan menutup operasi Psywars."

Storm langsung menoleh.

"Apa?"

Jester mengangguk kecil.

"Keputusan itu hampir pasti."

Storm mengerutkan kening.

"Kenapa bisa terjadi?"

Jester tersenyum tipis, tapi kali ini tanpa humor.

"Karena kami dianggap pahlawan ilegal."

Storm diam.

Jester melanjutkan,

"Napstylea dan aku tidak terdaftar sebagai pahlawan resmi di APH."

"Secara hukum Aksrega United… kami hanya dua orang yang menggunakan kekuatan besar tanpa izin negara."

Storm memahami maksudnya.

APH memiliki sistem resmi untuk para pahlawan.

Siapa pun yang bertindak di luar sistem itu dianggap melanggar.

Jester memandang kota H2700 yang terlihat jauh di kejauhan.

"Tuan Franskeinsteins bilang ini demi stabilitas politik."

"Kota tidak boleh dilindungi oleh orang-orang yang tidak terdaftar."

Storm berkata datar,

"Tapi kalian sudah menyelamatkan kota berkali-kali."

Jester tertawa kecil.

"Di dunia birokrasi… itu tidak selalu berarti apa-apa."

Angin laut berhembus lebih kencang.

Suasana di antara mereka menjadi lebih serius.

Jester akhirnya menatap Storm langsung.

"Karena itu aku butuh bantuanmu."

Storm tidak langsung menjawab.

"Bantuan seperti apa?"

Jester berkata dengan nada yang lebih tenang,

"Kau punya kekuatan yang bahkan APH tidak bisa kendalikan."

"Jika kau berbicara… atau bertindak… keputusan itu bisa berubah."

Storm menatap laut beberapa detik.

"Jadi kau ingin aku ikut campur dengan keputusan Franskeinsteins."

Jester mengangguk.

"Jika Psywars ditutup… kota ini kehilangan dua orang yang selalu bertindak tanpa menunggu perintah."

Ia tersenyum tipis lagi.

"Kami mungkin ilegal."

"Tapi kami selalu menyelamatkan kota ini."

Storm memandang jauh ke laut.

Ombak terus bergerak tanpa peduli pada urusan manusia.

Di kejauhan—

Arabels masih tertawa bersama Lira dan Napstylea.

Sementara di sini—

Percakapan mereka jauh lebih berat.

Jester akhirnya berkata pelan,

"Aku tidak ingin kehilangan peran kami."

"Jika Psywars hilang… siapa yang akan bergerak pertama ketika kota ini dalam bahaya?"

Storm tidak menjawab langsung.

Namun matanya terlihat berpikir dalam.

More Chapters