Ficool

Chapter 411 - Serangan Terkoordinasi

Pertempuran di halaman X.A.R.A semakin kacau.

Langit dipenuhi serpihan es dari duel Storm dan Lgris.

Gelombang energi dari benturan mereka mengguncang tanah berkali-kali.

Di sisi lain medan tempur—

Kilatan cahaya emas menari di udara.

Marika Slayers berdiri tenang dengan rantai-rantai emasnya berputar seperti ular bercahaya.

"Menyerahlah," ucapnya dingin. "Kalian bukan petarung garis depan."

Di hadapannya—

Arabels dan Lira berdiri berdampingan.

Namun mereka tidak mundur.

Lira menarik napas dalam, lalu mengangkat perangkat kecil yang memproyeksikan simbol-simbol kuno.

Lingkaran energi biru muncul di udara.

Simbol-simbol itu berputar cepat seperti roda mekanisme kuno.

"Arabels," kata Lira cepat, "Aku akan menahan rantainya."

Arabels mengangguk.

"Aku mengerti."

Marika mengayunkan tangannya.

WHUSSH!

Rantai emas melesat seperti cambuk cahaya.

Namun sebelum mengenai mereka—

Lingkaran simbol Lira menyala terang.

"Sigil – Arc Lock"

Simbol kuno itu menutup seperti gerbang.

CLANG!

Rantai Marika tertahan di udara, seolah terjerat oleh jaring tak terlihat.

Marika menyipitkan mata.

"Simbol penahan…"

Lira berkeringat sedikit.

Menahan kekuatan Marika bukan hal mudah.

"Sekarang!" teriaknya.

Arabels bergerak.

Ia mengeluarkan sebuah pistol hitam dengan garis merah pada larasnya.

Senjata itu bukan pistol biasa: Gunsred.

Hadiah dari Storm.

Sebuah pistol yang dilapisi teknologi armor baja mini untuk memperkuat peluru energi.

Arabels mengangkatnya dengan kedua tangan.

Ia mengunci target.

Tombol energi aktif.

Pistol itu berdengung.

"Gunsred – Fire!"

BLAST!

Peluru energi merah meluncur lurus ke arah Marika.

Marika langsung menarik tangannya.

Namun rantai emasnya masih tertahan oleh simbol Lira.

Ia tidak sempat sepenuhnya menghindar.

BOOM!

Ledakan energi mengenai bahunya.

Marika terdorong mundur beberapa meter.

Tanah halaman retak di bawah kakinya.

Rantai emas akhirnya terlepas dari simbol Lira.

Lingkaran energi kuno itu pecah menjadi serpihan cahaya.

Lira langsung terhuyung.

"Itu… hampir menghancurkan fokusku…"

Arabels menurunkan Gunsred sedikit.

Ia tidak menyangka tembakannya benar-benar mengenai.

Marika berdiri kembali.

Sedikit asap keluar dari bahunya yang terkena serangan.

Namun luka itu tidak dalam.

Ia memandang Arabels dengan ekspresi baru.

Bukan marah.

Tapi lebih serius.

"Senjata yang bagus."

Arabels menatapnya dengan hati-hati.

"Ini dari Storm."

Marika mengangguk kecil.

"Pantas saja."

Rantai emas kembali berputar di udara.

Kali ini jumlahnya lebih banyak.

"Kerja sama kalian cukup baik."

Tatapan Marika menjadi lebih tajam.

"Tapi sekarang aku tidak akan meremehkan kalian lagi."

Lira mengatur napasnya.

Energi simbol kunonya mulai terkumpul lagi.

Arabels mengisi ulang Gunsred.

Klik.

Peluru energi berikutnya siap ditembakkan.

Di belakang mereka—

Ledakan besar lain terdengar saat Storm dan Lgris kembali bertabrakan di langit.

Pertempuran di markas X.A.R.A semakin panas.

More Chapters